POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

RERASAN

RedaksiOleh Redaksi
April 13, 2025
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh Muslimin Lamongan

Sastrawan ternama, Andrea Hirata, berucap kalimat sederhana, namun bermakna: Saya menulis karena saya membaca, dan saya membaca karena mencintai hidup. Menulis dan membaca adalah dua kegiatan yang saling menunjang. Berkelindan tak terpisahkan. Agar bisa menulis dengan baik, butuh banyak membaca. Namun, bagi Andrea Hirata, membaca bukan sekadar agar tulisan menjadi lebih baik. Ada muatan yang lebih luas dan penting: mencintai hidup!

Artinya, hidup sekali di dunia ini dimaknai dengan cinta, diisi dengan cinta, dan dijalani dengan penuh cinta. Alangkah indahnya, meski alam fana, hidup di dunia menjadi berarti. Hidup di dunia menjadi penentu masa depan. Bekal perjalanan panjang yang tak berkesudahan.

Lalu apa kaitannya dengan membaca? Rasulullah Muhammad sendiri diperintah Allah untuk membaca, hal pertama waktu dibaiat menjadi utusan akhir zaman. Itulah dalam risalah Islam ada kewajiban membaca: teks dan konteks. Yang tertulis dan tidak tertulis. Berupa lembaran-lembaran kitab, buku, dan media cetak. Berupa hamparan alam semesta yang menakjubkan dan menggugah nalar. Maka kegiatan membaca adalah landasan utama untuk mencintai hidup.

Keterbacaan teks dan konteks akan menambah wawasan pengetahuan. Keluasan pandangan dan pola pikir yang tertata akan menjadikan hidup sebagai hal yang menyenangkan. Nyaman dalam menghadapi berbagai teror kehidupan. Tidak jumawa ketika mendapatkan kesenangan.

📚 Artikel Terkait

Pemerintah Aceh Santuni 70 Keluarga Pahlawan

Indonesia Bukan Negara

Jangan Runtuhkan Jembatan

Celoteh Pagi

Bacaan yang luas memungkinkan kestabilan rasa, tanpa penyesalan. Tidak merasa menjadi melulu korban yang dicampakkan. Tetapi juga tidak merasa menjadi makhluk yang dianakemaskan.

Namun yang perlu diingat, membaca bukan sebagai citra eksklusif intelektualitas. Membaca bukan sebagai penampakan kuasa ilmu. Untuk kebanggaan, status kepintaran di atas orang lain. Membaca adalah pencerahan. Membaca sebagai bentuk ketundukan.

Semakin banyak membaca, semakin merasa kebodohan menimbun dalam diri. Akhirnya mewujud dalam rendah hati. Seperti padi, semakin berisi, semakin merunduk tunduk. Membaca adalah pintu menuju ilmu. Ilmu adalah cahaya. Menerangi bukan menyilau. Memanfaati bukan mengelabui. Suka berbagi tidak menyaman kepentingan ego pribadi.

Lamongan, 12 April 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Yuk, Kenali Hukum Taklifi dalam Islam!

Yuk, Kenali Hukum Taklifi dalam Islam!

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00