POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Budaya membaca

RERASAN

Redaksi by Redaksi
April 13, 2025
in Budaya membaca, Literasi, Membaca
0
RERASAN - 1000499619_11zon | Budaya membaca | Potret Online


Oleh Muslimin Lamongan

Sastrawan ternama, Andrea Hirata, berucap kalimat sederhana, namun bermakna: Saya menulis karena saya membaca, dan saya membaca karena mencintai hidup. Menulis dan membaca adalah dua kegiatan yang saling menunjang. Berkelindan tak terpisahkan. Agar bisa menulis dengan baik, butuh banyak membaca. Namun, bagi Andrea Hirata, membaca bukan sekadar agar tulisan menjadi lebih baik. Ada muatan yang lebih luas dan penting: mencintai hidup!

Artinya, hidup sekali di dunia ini dimaknai dengan cinta, diisi dengan cinta, dan dijalani dengan penuh cinta. Alangkah indahnya, meski alam fana, hidup di dunia menjadi berarti. Hidup di dunia menjadi penentu masa depan. Bekal perjalanan panjang yang tak berkesudahan.

Baca Juga
Anak
Bedah Buku Menggugat Ibu, Sajikan Banyak Momen Reflektif dan Pembelajaran
28 Jul 2024

Lalu apa kaitannya dengan membaca? Rasulullah Muhammad sendiri diperintah Allah untuk membaca, hal pertama waktu dibaiat menjadi utusan akhir zaman. Itulah dalam risalah Islam ada kewajiban membaca: teks dan konteks. Yang tertulis dan tidak tertulis. Berupa lembaran-lembaran kitab, buku, dan media cetak. Berupa hamparan alam semesta yang menakjubkan dan menggugah nalar. Maka kegiatan membaca adalah landasan utama untuk mencintai hidup.

Keterbacaan teks dan konteks akan menambah wawasan pengetahuan. Keluasan pandangan dan pola pikir yang tertata akan menjadikan hidup sebagai hal yang menyenangkan. Nyaman dalam menghadapi berbagai teror kehidupan. Tidak jumawa ketika mendapatkan kesenangan.

RERASAN - 28122c5b 0052 4f54 9c82 4097459b3ff8 | Budaya membaca | Potret Online
Baca Juga
Literasi
Bincang Buku Membumikan Literasi
15 Mei 2023

Bacaan yang luas memungkinkan kestabilan rasa, tanpa penyesalan. Tidak merasa menjadi melulu korban yang dicampakkan. Tetapi juga tidak merasa menjadi makhluk yang dianakemaskan.

Namun yang perlu diingat, membaca bukan sebagai citra eksklusif intelektualitas. Membaca bukan sebagai penampakan kuasa ilmu. Untuk kebanggaan, status kepintaran di atas orang lain. Membaca adalah pencerahan. Membaca sebagai bentuk ketundukan.

Baca Juga
Artificial Intelligence
Menumbuhkan Minat Baca Anak Lewat E-Book Digital Berbasis AI
05 Mei 2025

Semakin banyak membaca, semakin merasa kebodohan menimbun dalam diri. Akhirnya mewujud dalam rendah hati. Seperti padi, semakin berisi, semakin merunduk tunduk. Membaca adalah pintu menuju ilmu. Ilmu adalah cahaya. Menerangi bukan menyilau. Memanfaati bukan mengelabui. Suka berbagi tidak menyaman kepentingan ego pribadi.

Lamongan, 12 April 2025

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post
RERASAN - 7c1866aa c4c4 4d98 8e4b 3f8e4d8bba91 | Budaya membaca | Potret Online

Yuk, Kenali Hukum Taklifi dalam Islam!

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah