POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Gaya Berdagang China dan Amerika Serikat (2)

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
April 13, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Kita lanjut ke part 2, ya. Sebuah video parodi, seorang pria kekar rambut jagung, menempeleng satu per satu warga negara asing. Warga Jepang ditempeleng tanpa melawan. Begitu juga Indonesia, India, Korea Selatan, dll. Ditempeleng tanpa bisa fight back. Giliran warga China ditempeleng bolak-balik, bergeming. Matanya melotot, kepala tegak, lalu memukul balik dan KO. Hanya parodi, wak.

Kembali ke laptop. Setelah sukses rebutan pelanggan di pasar malam global, kini masuk ke babak baru, rebutan lahan parkir. Karena, ya, sebagaimana para pedagang tahu, lokasi itu segalanya. Siapa cepat, dia dapat. Siapa lambat, parkir di got.

China itu punya gaya tikus ninja menyusup ke segala sudut. Ibarat pedagang cilok yang datang pagi-pagi, sebelum pasar buka, lalu naruh meja di pojok, pasang payung, dan bilang, “Ah, saya duluan, ya.” Nggak lama, dia bawa 3 temannya buka warung mie instan, toko kelontong, dan tempat pangkas rambut. Eh, tahu-tahu satu blok udah dikuasai.

Contohnya? Belt and Road Initiative (BRI). Itu bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi cara elegan nyari lahan parkir dagang di 70+ negara. Bikin pelabuhan di Sri Lanka, jalan tol di Pakistan, dan rel kereta di Kenya. Yang penting bisa taruh barang, taruh spanduk, dan kasih brosur promo. Rasa-rasanya, kalau Indonesia buka warung kopi di Antartika, China udah ada duluan buka toko termos.

Amerika dengan gaya preman parkir resmi yang bawa satelit. Ia datang sambil teriak, “Ini tempat saya!” Walau datang belakangan, dia bawa spanduk besar, sound system, dan satelit mata-mata buat mantau siapa yang belanja ke siapa. Kalau ada negara yang belanja terlalu banyak dari China, langsung dikasih blacklist sambil ngomong, “Benerin hak asasi manusia lo dulu!”

Amerika juga rajin banget naruh militer di lebih dari 750 pangkalan di 80 negara. Katanya sih buat “menjaga perdamaian”, tapi kok ya deket-deket tempat yang potensial buat dagang. Kayak preman parkir yang bilang “Jaga mobilnya, Bang,” padahal mobil baru berhenti juga belum.

📚 Artikel Terkait

Baca Judul Saja

HARI BURUH

Keajaiban Seni Sastra Budaya Satupena Jawa Timur di Gallery Raos Batu

Dari Mana Asal Usul Kutang?

China, “Saya bikin pelabuhan gratis di sini, ya. Nanti kalau mau angkut barang, tinggal calling.”

Negara kecil, “Wah, makasih!”

Amerika, dari kejauhan sambil nunjuk, “Kamu jangan terlalu dekat sama dia. Kamu kan sahabat aku.”

Negara kecil, (bingung, sambil pegang dua dus mie dan dua kotak burger)

China bawa teh hijau, bakpao isi daging, dan dumpling. Amerika bawa burger double cheese, fries ukuran galon, dan soda seukuran ember. Negara-negara berkembang pun bingung, makan sehat tapi bikin lapar lagi, atau makan kenyang tapi kena diabetes?

Akhir kata, dalam dunia dagang yang absurd ini, ada dua pendekar utama, Pendekar Cilok Sabaran dari Timur yang berprinsip, “Pelan-pelan, yang penting semua jadi pelanggan.” Pendekar Fast Food Bertameng Nuklir dari Barat yang prinsipnya, “Kalau gak bisa dijualin, ya dibom sekalian.”

Sementara itu, kita sebagai penonton, atau pedagang kecil yang baru buka lapak sabun batangan, cuma bisa pasang spanduk kecil bertuliskan, “Bebas dari dua kutub, cukup cari untung seribu.”

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Mengenal Lisa Mariana

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00