POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Dinas LHK Aceh; “Antara Gorden dan Sepatu Dinas”

RedaksiOleh Redaksi
April 13, 2025
Dinas LHK Aceh; “Antara Gorden dan Sepatu Dinas”
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh: TM Zulfikar

Dalam beberapa waktu terakhir, publik Aceh dikejutkan oleh sorotan terhadap anggaran belanja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh. Bukan karena keberhasilan pelestarian hutan atau penegakan hukum lingkungan, melainkan karena dua hal yang terkesan remeh temeh namun menyita perhatian: gorden dan sepatu dinas.

Apakah ini sekadar isapan jempol? Tidak. Rincian anggaran yang beredar menunjukkan pengalokasian dana yang dinilai tidak mencerminkan semangat efisiensi dan prioritas terhadap masalah lingkungan yang lebih krusial. Di tengah ancaman deforestasi, pencemaran sungai, dan konflik kawasan hutan, publik justru disuguhi “drama” administratif yang seolah mengesampingkan esensi tugas utama DLHK.

Gorden dan sepatu dinas bukanlah masalah jika ditempatkan dalam konteks kebutuhan dasar operasional. Namun menjadi sorotan saat nilainya tidak wajar atau terlalu mencolok dibandingkan dengan program-program nyata penyelamatan lingkungan. Ini bukan hanya soal angka, melainkan soal sensitivitas, etika, dan keberpihakan anggaran terhadap kebutuhan rakyat dan kelestarian alam.

📚 Artikel Terkait

Penetapan Jembatan Ampera sebagai Wahana Wisata Perlu Ditinjau Ulang

HABA Si PATok

Puisi Devi Elentina

Sepucuk Surat untuk Mas Menteri

Seharusnya, DLHK menjadi garda depan dalam merawat hutan, menjaga keseimbangan ekosistem, dan memediasi konflik lingkungan. Namun jika yang lebih dulu dibenahi adalah gorden ruang kantor dan sepatu para pejabat, maka jangan heran bila kepercayaan publik tergerus perlahan.

Kita membutuhkan lembaga yang bukan hanya bekerja, tapi juga memberi teladan. Lembaga yang menginspirasi masyarakat untuk peduli lingkungan, bukan mengundang cibiran karena urusan yang tidak subtansial. Maka pertanyaannya bukan sekadar “butuh atau tidak,” tapi “tepat atau tidak,” dan yang paling penting: “bermanfaat untuk siapa?”

DLHK Aceh masih punya waktu untuk mengembalikan kepercayaan. Bukan dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan nyata. Karena di luar sana, hutan terus ditebang, air sungai terus tercemar, dan masyarakat adat terus kehilangan ruang hidup. Jangan sampai semuanya benar-benar hilang… hanya demi sepasang sepatu dan sehelai gorden.

Penulis adalah Pemerhati Lingkungan Aceh/Kandidat Doktor Bidang Sosial Lingkungan Sekolah Pascasarjana USK

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share5SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Gaya Berdagang China dan Amerika Serikat (2)

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00