• Latest
Dinas LHK Aceh; “Antara Gorden dan Sepatu Dinas”

Dinas LHK Aceh; “Antara Gorden dan Sepatu Dinas”

April 13, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Dinas LHK Aceh; “Antara Gorden dan Sepatu Dinas”

Redaksiby Redaksi
April 13, 2025
Reading Time: 2 mins read
Dinas LHK Aceh; “Antara Gorden dan Sepatu Dinas”
598
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


Oleh: TM Zulfikar

Dalam beberapa waktu terakhir, publik Aceh dikejutkan oleh sorotan terhadap anggaran belanja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh. Bukan karena keberhasilan pelestarian hutan atau penegakan hukum lingkungan, melainkan karena dua hal yang terkesan remeh temeh namun menyita perhatian: gorden dan sepatu dinas.

Apakah ini sekadar isapan jempol? Tidak. Rincian anggaran yang beredar menunjukkan pengalokasian dana yang dinilai tidak mencerminkan semangat efisiensi dan prioritas terhadap masalah lingkungan yang lebih krusial. Di tengah ancaman deforestasi, pencemaran sungai, dan konflik kawasan hutan, publik justru disuguhi “drama” administratif yang seolah mengesampingkan esensi tugas utama DLHK.

Gorden dan sepatu dinas bukanlah masalah jika ditempatkan dalam konteks kebutuhan dasar operasional. Namun menjadi sorotan saat nilainya tidak wajar atau terlalu mencolok dibandingkan dengan program-program nyata penyelamatan lingkungan. Ini bukan hanya soal angka, melainkan soal sensitivitas, etika, dan keberpihakan anggaran terhadap kebutuhan rakyat dan kelestarian alam.

Seharusnya, DLHK menjadi garda depan dalam merawat hutan, menjaga keseimbangan ekosistem, dan memediasi konflik lingkungan. Namun jika yang lebih dulu dibenahi adalah gorden ruang kantor dan sepatu para pejabat, maka jangan heran bila kepercayaan publik tergerus perlahan.

Kita membutuhkan lembaga yang bukan hanya bekerja, tapi juga memberi teladan. Lembaga yang menginspirasi masyarakat untuk peduli lingkungan, bukan mengundang cibiran karena urusan yang tidak subtansial. Maka pertanyaannya bukan sekadar “butuh atau tidak,” tapi “tepat atau tidak,” dan yang paling penting: “bermanfaat untuk siapa?”

Baca Juga

Mengendus Eksploitasi Pengemis di Serambi Makkah

Aceh: Surga Tersembunyi dengan Potensi Wisata yang Belum Tersentuh Maksimal

Desember 17, 2024

Kepala DLHK3 Banda Aceh Ajak Masyarakat Sukseskan Gampong Proklim

September 21, 2021

Jadikan Sampah Lebih Bernilai dengan Sistem WCP

September 21, 2021

DLHK Aceh masih punya waktu untuk mengembalikan kepercayaan. Bukan dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan nyata. Karena di luar sana, hutan terus ditebang, air sungai terus tercemar, dan masyarakat adat terus kehilangan ruang hidup. Jangan sampai semuanya benar-benar hilang… hanya demi sepasang sepatu dan sehelai gorden.

ADVERTISEMENT

Penulis adalah Pemerhati Lingkungan Aceh/Kandidat Doktor Bidang Sosial Lingkungan Sekolah Pascasarjana USK

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Gaya Berdagang China dan Amerika Serikat (2)

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com