• Latest

Kata Mandeh

March 31, 2025
What is Scholasticide?

Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel

March 12, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

March 12, 2026
Menjadi Insan Bertasawuf

Menjadi Insan Bertasawuf

March 12, 2026
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?

March 12, 2026
Aceh Bangkit atau Tertinggal: Saatnya Menata Ulang Arah Pendidikan

Aceh Bangkit atau Tertinggal: Saatnya Menata Ulang Arah Pendidikan

March 12, 2026
Lurah Jepang di Meulaboh

Lurah Jepang di Meulaboh

March 10, 2026

Tadarus – Surah Al-Baqarah ayat 11

March 10, 2026

Bedah Buku – Kitab al-Shifa

March 10, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Kata Mandeh

Yusriman S. Hum by Yusriman S. Hum
March 31, 2025
in Puisi
0
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Pulanglah nak.
Pulanglah.
(Mandeh maimbau)
Pulanglah nak.
Jangan kau tunggu lebaran berikutnya.
Siapa tahu kita tak berjumpa kembali.

(Apo nan ado, jan di tagehkan bana lai)
(Kok rasaki, Tuhan nan mangaturnyo)
Kata mandeh dengan bisikan hatinya.

Baca Juga

Pada Secangkir Cinta

Pada Secangkir Cinta

March 9, 2026
Pesta Kematian Tuhan

Pesta Kematian Tuhan

March 7, 2026

Aku tidak tahu kapan akan berjumpa dengan Tuhan.
Apa kau tak rindu pada mandeh?
Apa kau tak ingin berjumpa dengan mandeh?

Pulanglah
Walau hanya sedetik, sejam, sehari, bahkan sebulan.

📚 Artikel Terkait

WARGA MUHAMMADIYAH LEMBAH SABIL SANTUNI 100 ANAK YATIM

Masa Depan Indonesia: Optimisme di Tengah Guncangan Global

Abu Muhammad Zamzami; Ulama Kharismatik Aceh Besar yang Istiqamah

Anak Muda, Karakter dan Sektarianisme

Aku tak minta kau bawakan selendang khas Minangkabau.
Aku hanya ingin kau berbicara, dengan mandeh.

Ceritakan semuanya tentang kota Padang itu ke mandeh.

(Mandeh maimbau pulang)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 77x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 66x dibaca (7 hari)
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 63x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 55x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 52x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Tags: Puisi
SummarizeShare235
Yusriman S. Hum

Yusriman S. Hum

Yusriman, S. Hum. Mahasiswa S2 Kajian Budaya, Universitas Andalas. Fokus Dalam Pengelolaan Seminar Internasional, dan Penulisan Sastra dan Ilmiah.

Terkait

Pada Secangkir Cinta

Pada Secangkir Cinta

by Redaksi
March 9, 2026
0

ilustrasi ist Anto NarasomaPADA SECANGKIR CINTA hanya setitik airketika sepuluh hari terakhir kau tiba di sini maka,kesucian hatilahyang mengucap-ucap kebesaran-Mu,setelah melewati perjalanan haus dan lapar memang,bukan sekadar wajib...

Pesta Kematian Tuhan

Pesta Kematian Tuhan

by Syarifudin Brutu
March 7, 2026
0

Oleh: Syarifudin Brutu ​Di beranda ini, tanah masih menyimpan sisa bah Lembab oleh air mata yang belum sempat mengering Namun di atasnya, api tetap bertahta— Membakar sisa-sisa harapan yang...

Wafatnya Khamenei: Senjakala Globalisasi dan Eskalasi Perang Dunia III yang Terfragmentasi

Puisi Tak Bisa Menghentikan Perang

by Ilhamdi Sulaiman
March 1, 2026
0

Turut Berduka atas Wafatnya Ayatollah Khomeini. Oleh Ilhamdi Sulaiman. seperti doa yang jatuh di antara peluru,tapi mampu bertahan di dada lukasebagai nyala kecil tak padam.Ia tak mampu membungkam...

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

by Redaksi
March 1, 2026
0

Hinaan Menjadi Semangat Bolehkah aku berceritabercerita tentang aku di masa lampauyang ketika masih kecil aku ingin menjadi dewasakarna kupikir orang dewasa bisa melakukan apa saja Pula aku akan...

Next Post
Duta Puisi Esai Nasional Bertemu Staf Ahli Kemendikdasmen RI di Blora

Duta Puisi Esai Nasional Bertemu Staf Ahli Kemendikdasmen RI di Blora

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Tentang Kami
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Kirim Tulisan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Punya tulisan menarik?
Kirim ke Redaksi via WhatsApp
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com