POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Politik

Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan?

Malika Dwi Ana by Malika Dwi Ana
Maret 29, 2025
in Politik
0
Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan? - inbound7716121157009780171 12d306fe9d82c827d538e3bcde5d4644 | Politik | Potret Online

Oleh Malika D. Ana

Fenomena banyaknya tokoh publik yang “jatuh” karena isu perempuan, khususnya skandal pribadi seperti perselingkuhan atau tuduhan hubungan di luar nikah, memang kerap terlihat mengemuka. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga global. Ada beberapa alasan kenapa ini menjadi pola yang berulang.

Sisi Humanis yang Rentan – Tokoh publik, entah politisi, pejabat, atau selebriti, tetaplah manusia biasa dengan kelemahan personal. Urusan asmara atau seksualitas sering menjadi titik terlemah karena melibatkan emosi, impuls, dan privasi yang sulit dikontrol ketat. Ketika diketahui publik, dampaknya sangat besar karena kontradiktif dengan image publik yang biasanya mereka jaga. Misalnya, sosok “bermoral”, agamis, pria yang meratukan pasangannya, romantis, atau berkeluarga bahagia. Image yang selama ini mereka bangun ke publik seperti itu.

Baca Juga
  • Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan? - cd37c54e 62bc 4843 a5cf fbf3c88de9bb | Politik | Potret Online
    Artikel
    Politik Token Listrik
    30 Okt 2025
  • Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan? - 75716E41 07D8 4AA4 A9DC 5F69774110F4 | Politik | Potret Online
    Analisis
    GANJAR TERBILANG PRABOWO HILANG?
    26 Apr 2023

Senjata Yang Efektif untuk menyerang lawan – Skandal dengan perempuan itu gampang dipakai buat menyerang lawan politik. Malah efektif untuk menjatuhkan lawan politik. Kenapa? Karena ini langsung menyentuh moralitas, yang di masyarakat Indonesia masih menjadi ukuran besar buat menilai seseorang, khususnya tokoh publik. Kasus RK, misalnya, bisa menjadi amunisi buat musuh politiknya, entah bener atau sekedar dibesar-besarkan, sangat bisa menodai reputasinya sebagai figur bersih yang memaksa RK mengakhiri karir politiknya, nyumput, bahkan menarik diri dari sorotan publik. Sama seperti kasus Bill Clinton-Monica Lewinsky di AS, atau Silvio Berlusconi di Italia, isu perempuan sering digunakan sebagai cara cepat untuk menghancurkan kredibilitas tokoh publik.

Ada Sensasi Media dan Publik – Media dan publik doyan banget sama cerita-cerita begini. Suka dengan gosip-gosip. Skandal politik yang kering soal angka atau kebijakan nggak begitu laku dijual, nggak seseksi dan se-“juicy” dibanding drama pribadi. Kasus “lendir RK” atau tuduhan serupa ke tokoh lain cepet sekali memviral karena orang menyukai spekulasi, gosip, dan moral judgement. Ini bikin isu perempuan lebih seksi dan gampang melejit ketimbang korupsi yang butuh bukti rumit.

Baca Juga
  • 01
    #Gubernur
    HABA Si PATok
    21 Mei 2025
  • Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan? - 49ea08ab 3563 4287 81c6 5569bde8def8 | Politik | Potret Online
    Politik
    Raja Kecil Yang Bertingkah, Bansos Tidak Tepat Sasaran dan Mata Hari Kembar.
    15 Feb 2025

Ada Patriarki dan Double Standard – Di banyak budaya, termasuk Indonesia, ada standar ganda soal perilaku laki-laki dan perempuan. Tokoh publik cowok yang ketahuan selingkuh atau punya “skandal” sering dihakimi lebih kejam karena dianggap nggak pantes sama posisi mereka sebagai pemimpin atau panutan. Ironisnya, perempuan dalam kasus ini, entah sebagai pelaku atau korban juga sering disalahin, tapi fokus utamanya tetep ke tokoh laki-lakinya karena dia yang punya kuasa dan menjadi sorotan.

Disadari atau tidak ini terjadi karena Pola Sejarah dan Kebetulan – jadi nggak semua kasus itu disengaja atau merupakan konspirasi. Beberapa tokoh memang jatuh karena pilihan pribadinya yang buruk, dan kebetulan isu perempuan sering menjadi pemicunya. Contohnya di kasus video Ariel Peterpan (2010) yang sempat meredupkan kariernya, atau rumor-rumor soal pejabat lain yang nggak terbukti tapi tetep bikin gaduh. Dimasa lalu ada skandal Yahya Zaini dengan Maria Eva, ada mantan bupati Banyuwangi 2010-2021 Abdullah Azwar Anas dengan skandal ‘paha mulus’ yang membuat Azwar Anas mundur dari Pilgub Jatim 2018, meski lalu di 2022 ditunjuk menjadi menteri PANRB. Lalu ada penggede PKS Luthfi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah dengan kasus korupsi kuota impor sapi, tapi yang lebih menjadi perhatian publik malah kasus pusthunnya(istri simpanannya), keduanya hancur karir politiknya. Di luar negeri, Tiger Woods atau Anthony Weiner juga hancur gara-gara skandal serupa.

Baca Juga
  • Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan? - 0ABDED79 3A43 4544 AAA7 4BCB69162AAF | Politik | Potret Online
    Aceh
    Antara Pj Gubernur dan Dirut BAS
    12 Feb 2023
  • Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan? - D66DDADE 17A2 48A3 86F9 C14C378BD693 | Politik | Potret Online
    Artikel
    Ketika Parpol Merampok Hak Demokrasi
    20 Des 2022

Jadi, kenapa perempuan? Bukan perempuannya sendiri yang “menjatuhkan”, tapi karena isu menyangkut perempuan ini mudah dieksploitasi, baik oleh lawan politik, media, atau publik yang haus drama, plus ini menyentuh sisi paling rawan dari manusia, yakni nafsu dan reputasi.(Mda)

Kopi_kir sendirilah!
*Malawu Omah_Kopi, 29032025

Tags: ArtikelOpiniPolitikRidwanKamil
Previous Post

Malam Seribu Bulan

Next Post

Poleang Kampung

Next Post
Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan? - 1000463992_11zon | Politik | Potret Online

Poleang Kampung

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah