• Latest
Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan? - inbound7716121157009780171 12d306fe9d82c827d538e3bcde5d4644 | Politik | Potret Online

Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan?

Maret 29, 2025
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan?

Malika Dwi Ana by Malika Dwi Ana
Maret 29, 2025
in Politik
Reading Time: 2 mins read
0
Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan? - inbound7716121157009780171 12d306fe9d82c827d538e3bcde5d4644 | Politik | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Malika D. Ana

Fenomena banyaknya tokoh publik yang “jatuh” karena isu perempuan, khususnya skandal pribadi seperti perselingkuhan atau tuduhan hubungan di luar nikah, memang kerap terlihat mengemuka. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga global. Ada beberapa alasan kenapa ini menjadi pola yang berulang.

Sisi Humanis yang Rentan – Tokoh publik, entah politisi, pejabat, atau selebriti, tetaplah manusia biasa dengan kelemahan personal. Urusan asmara atau seksualitas sering menjadi titik terlemah karena melibatkan emosi, impuls, dan privasi yang sulit dikontrol ketat. Ketika diketahui publik, dampaknya sangat besar karena kontradiktif dengan image publik yang biasanya mereka jaga. Misalnya, sosok “bermoral”, agamis, pria yang meratukan pasangannya, romantis, atau berkeluarga bahagia. Image yang selama ini mereka bangun ke publik seperti itu.

Senjata Yang Efektif untuk menyerang lawan – Skandal dengan perempuan itu gampang dipakai buat menyerang lawan politik. Malah efektif untuk menjatuhkan lawan politik. Kenapa? Karena ini langsung menyentuh moralitas, yang di masyarakat Indonesia masih menjadi ukuran besar buat menilai seseorang, khususnya tokoh publik. Kasus RK, misalnya, bisa menjadi amunisi buat musuh politiknya, entah bener atau sekedar dibesar-besarkan, sangat bisa menodai reputasinya sebagai figur bersih yang memaksa RK mengakhiri karir politiknya, nyumput, bahkan menarik diri dari sorotan publik. Sama seperti kasus Bill Clinton-Monica Lewinsky di AS, atau Silvio Berlusconi di Italia, isu perempuan sering digunakan sebagai cara cepat untuk menghancurkan kredibilitas tokoh publik.

Ada Sensasi Media dan Publik – Media dan publik doyan banget sama cerita-cerita begini. Suka dengan gosip-gosip. Skandal politik yang kering soal angka atau kebijakan nggak begitu laku dijual, nggak seseksi dan se-“juicy” dibanding drama pribadi. Kasus “lendir RK” atau tuduhan serupa ke tokoh lain cepet sekali memviral karena orang menyukai spekulasi, gosip, dan moral judgement. Ini bikin isu perempuan lebih seksi dan gampang melejit ketimbang korupsi yang butuh bukti rumit.

Ada Patriarki dan Double Standard – Di banyak budaya, termasuk Indonesia, ada standar ganda soal perilaku laki-laki dan perempuan. Tokoh publik cowok yang ketahuan selingkuh atau punya “skandal” sering dihakimi lebih kejam karena dianggap nggak pantes sama posisi mereka sebagai pemimpin atau panutan. Ironisnya, perempuan dalam kasus ini, entah sebagai pelaku atau korban juga sering disalahin, tapi fokus utamanya tetep ke tokoh laki-lakinya karena dia yang punya kuasa dan menjadi sorotan.

Disadari atau tidak ini terjadi karena Pola Sejarah dan Kebetulan – jadi nggak semua kasus itu disengaja atau merupakan konspirasi. Beberapa tokoh memang jatuh karena pilihan pribadinya yang buruk, dan kebetulan isu perempuan sering menjadi pemicunya. Contohnya di kasus video Ariel Peterpan (2010) yang sempat meredupkan kariernya, atau rumor-rumor soal pejabat lain yang nggak terbukti tapi tetep bikin gaduh. Dimasa lalu ada skandal Yahya Zaini dengan Maria Eva, ada mantan bupati Banyuwangi 2010-2021 Abdullah Azwar Anas dengan skandal ‘paha mulus’ yang membuat Azwar Anas mundur dari Pilgub Jatim 2018, meski lalu di 2022 ditunjuk menjadi menteri PANRB. Lalu ada penggede PKS Luthfi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah dengan kasus korupsi kuota impor sapi, tapi yang lebih menjadi perhatian publik malah kasus pusthunnya(istri simpanannya), keduanya hancur karir politiknya. Di luar negeri, Tiger Woods atau Anthony Weiner juga hancur gara-gara skandal serupa.

Jadi, kenapa perempuan? Bukan perempuannya sendiri yang “menjatuhkan”, tapi karena isu menyangkut perempuan ini mudah dieksploitasi, baik oleh lawan politik, media, atau publik yang haus drama, plus ini menyentuh sisi paling rawan dari manusia, yakni nafsu dan reputasi.(Mda)

Kopi_kir sendirilah!
*Malawu Omah_Kopi, 29032025

Tags: ArtikelOpiniPolitikRidwanKamil
Share234SendTweet146Share
Malika Dwi Ana

Malika Dwi Ana

Penulis dan editor sekaligus pengamat sosial politik

Next Post
Kenapa Pejabat Publik Jatuhnya Karena Perempuan? - 1000463992_11zon | Politik | Potret Online

Poleang Kampung

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com