Dengarkan Artikel
Jenis lainnya adalah Ethereum (ETH) yang dikenal karena kemampuannya menjalankan smart contract, yaitu program komputer yang berjalan di blockchain dan secara otomatis mengeksekusi perjanjian ketika kondisi tertentu terpenuhi. Ethereum juga menjadi platform untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan token digital lainnya, termasuk Non-Fungible Tokens (NFTs).
Selanjutnya, Litecoin (LTC) yang dibuat sebagai versi “lebih ringan” dari Bitcoin, dengan waktu konfirmasi transaksi yang lebih cepat (sekitar 2,5 menit dibandingkan 10 menit untuk Bitcoin) dan algoritma mining yang berbeda. Sementara itu, Ripple (XRP) dirancang khusus untuk industri perbankan, memfasilitasi transfer uang internasional dengan biaya rendah dan kecepatan tinggi. Berbeda dengan Bitcoin yang memerlukan proses mining, semua koin XRP sudah “pre-mined” saat diluncurkan.
Terakhir adalah Dogecoin (DOGE) yang awalnya dibuat sebagai lelucon pada 2013, terinspirasi oleh meme “Doge” yang menampilkan anjing Shiba Inu. Namun, berkat dukungan dari beberapa tokoh publik seperti Elon Musk, Dogecoin telah mendapatkan popularitas yang besar dan kini memiliki komunitas pendukung yang loyal.
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





