• Latest
Negeri Dengan Tangan-tangan Paling Kreatif

Negeri Dengan Tangan-tangan Paling Kreatif

Maret 14, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Negeri Dengan Tangan-tangan Paling Kreatif

Redaksiby Redaksi
Maret 15, 2025
Reading Time: 2 mins read
Negeri Dengan Tangan-tangan Paling Kreatif

Ilustrasi

590
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


Oleh : Ririe Aiko

Di sebuah negeri yang terkenal dengan sumber daya yang melimpah, kreativitas bukan sekadar hobi atau bakat, melainkan warisan turun-temurun. Kreativitas telah menjadi DNA bangsa, meresap dari kelas bawah hingga kelas atas, dari masyarakat kurang mampu hingga kaum berdasi. Tak ada batasan, tak ada kasta, semua memiliki caranya masing-masing untuk memanfaatkan peluang, dengan tingkat inovasi yang bahkan bisa membuat ilmuwan Harvard menggeleng takjub.

Contohnya bisa kita lihat dari insiden di sebuah masjid megah. Kubahnya berkilau keemasan, lampunya berpendar meneduhkan hati, kerannya mengalirkan air suci untuk wudhu. Namun, dalam hitungan malam, entah bagaimana, kran-kran itu lenyap. Gagang pintu yang awalnya kokoh berukir kaligrafi pun mendadak menghilang. Lampu masjid yang sebelumnya menerangi saf-saf jamaah, kini malah menjadi remang-remang. Orang-orang bertanya, ke mana semua itu pergi? Rupanya, tangan-tangan kreatif telah beraksi, menyulapnya menjadi peluang bisnis di pasar rongsokan.

Baca Juga

b25b943e-f0d2-47df-bd75-ad0c643a8322

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026
Cerita di Balik OTT: Mengapa Korupsi Kepala Daerah Terus Terjadi?

Cerita di Balik OTT: Mengapa Korupsi Kepala Daerah Terus Terjadi?

Maret 20, 2026
Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya

Maret 10, 2026

Tapi tak hanya di tempat ibadah, kreativitas ini juga merambah ke fasilitas publik lainnya. Sebuah sky walk baru saja diresmikan, lampu-lampu LED berjajar indah menerangi langkah pejalan kaki. Pemerintah Daerah dengan bangga mengklaim ini sebagai wajah baru kota. Namun, dalam hitungan hari, langit di atas sky walk mulai menjadi gelap gulita. Ke mana perginya lampu-lampu itu? Jawabannya sama! Tangan-tangan kreatif telah menemukan cara untuk menjadikannya aset pribadi.

“Mungkin mereka tak kuat menahan lapar, hingga menukarnya dengan sebungkus nasi” pikir sebagian orang, mencoba memahami. Tapi tunggu, ternyata kreativitas ini tidak berhenti di kelas bawah saja.

Siapa sangka, di kalangan kelas menengah ke atas pun kreativitas merajalela? Masih ingat insiden bantal kereta cepat Whoosh yang mendadak hilang? Tiket kereta ini tidak murah, dan logikanya, penumpangnya pasti berasal dari kelas menengah ke atas. Apakah mereka mencuri bantal untuk dijual ke tukang rongsok demi sebungkus nasi Padang? Rasanya tidak mungkin, karena harga tiketnya saja sudah bisa beli lima bungkus nasi Padang lengkap dengan ekstra rendang.

Lalu sebenarnya apa yang terjadi? Mungkin bantal itu kini menjadi koleksi pribadi, kenang-kenangan eksklusif dari perjalanan pertama dengan kereta cepat. Sebuah bentuk suvenir yang sayangnya, diperoleh dengan cara absurd yang sangat kreatif.

Naik lagi ke level lebih tinggi, kita bertemu dengan para pemikir, pengusaha, dan pejabat yang telah menempuh pendidikan tinggi. Namun, ternyata, kreativitas mereka jauh lebih spektakuler. Oplosan bensin? Mereka jagonya. Pengurangan takaran minyak sebelum didistribusikan? Itu sih terlalu biasa!

Nah, maju lagi ke inovasi baru tentang oplosan gas! Mungkin sebagian dari kita bertanya-tanya, bagaimana caranya mengoplos gas? Apakah gas subsidi tersebut dicampur dengan Gas Usus? Agar bisa dioplos sedemikian rupa, hingga menghasilkan keuntungan berlipat! Sungguh kreatifitas yang patut di acungi jempol.

Orang-orang ini sudah kaya, tetapi tetap inovatif dalam mencari cara untuk memperkaya diri, tentu saja, dengan mengorbankan kepentingan banyak orang.

Begitulah negeri ini. Negeri yang tak pernah kehabisan inovasi. Negeri yang bukan hanya menciptakan, tetapi juga mengakali. Negeri di mana kreativitas bukan hanya soal seni dan budaya, tetapi juga ekonomi alternatif yang merugikan banyak orang demi keuntungan segelintir pihak. Mungkin, jika ada kompetisi internasional tentang kreativitas dalam segala aspek kehidupan, negeri ini pasti juara.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Puisi-Puisi Wanrazuhar

Puisi-Puisi Wanrazuhar

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com