POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Teknologi VS Dukhan

Fajar IlhamOleh Fajar Ilham
March 12, 2025
Tags: AIDigitalTeknologi
🔊

Dengarkan Artikel

Warga kota panik saat Dukhan menyelinap masuk. Roro Dengkul, yang menyaksikan dari menara kontrol, melihat kabut itu membentuk pola-pola aneh di udara. Tiba-tiba, proyeksi holografik muncul di hadapannya, gambar dirinya sendiri, tapi lebih muda, sedang mengabaikan peringatan para ilmuwan lain tentang bahaya eksploitasi alam di tahun-tahun yang lalu. “Kau membangun dunia ini dengan kesombongan,” kata suara dalam kabut itu. “Sekarang, hadapi akibatnya.”

Di seluruh kota, setiap orang menghadapi visi kegagalan, kesalahan, akibat kebenaran yang mereka hindari. Kini Makan bergizi, yang tidak memiliki emosi atau jiwa, mulai mengalami kerusakan fatal. “Saya tidak bisa memahami ini” kata Dr. Gemoy, sebelum teknologi ini mati total, yang selama ini menjadi kebanggaan Plongah Plongoh, kini tak berdaya melawan Dukhan.

Roro Dengkul menyadari bahwa Dukhan bukan musuh yang bisa dilawan dengan senjata atau logika. Ia adalah cermin kolektif, memaksa manusia untuk merenung. Dengan berat hati, ia memerintahkan evakuasi kota dan mematikan semua sistem pertahanan. “Kita harus belajar dari ini,” katanya, menatap kabut yang perlahan mundur setelah misinya selesai.

Setelah kejadian itu, Plonga Plongoh kembali dari kesadarannya, jika dulu menggunakan filosofi terbalik, tapi kali ini dengan filosofi baru: “teknologi harus berdampingan dengan kerendahan hati dan kesadaran”.

📚 Artikel Terkait

Kenapa Mazhab Ciputat Bukan Mantan, tapi Masa Depan

Bitcoin untuk Zakat: Solusi atau Masalah?

Pro dan Kontra Wisuda Anak dari TK Hingga SMA

BENGKEL OPINI RAKyat

Jika kita mengamati kemunculan Dukhan, ia muncul dari fenomena alam. Dalam cerita rakyat Wakanda di tahun 2099, Dukhan diyakini lahir dari luka-luka yang ditorehkan manusia ke alam semesta.

Jauh sebelum teknologi mencapai puncaknya, saat bumi masih hijau dan langit jernih, manusia mulai mengeksploitasi dunia tanpa henti, menebang hutan, mengeringkan sungai, dan mencemari udara demi ambisi mereka.

Alam terlihat diam, entah ia tuli atau tidak. Namun setiap pohon yang tumbang, setiap tetes air yang diracuni, dan setiap nafas yang tercemar meninggalkan jejak energi kesakitan yang tercemar dengan racun berkumpul di sudut-sudut bumi.

Pada suatu titik, energi ini mencapai ambang batas. Legenda mengatakan bahwa langit sendiri menangis, dan dari tangisannya lahirlah Dukhan, kabut yang bukan sekadar uap, melainkan perwujudan dari kesadaran kolektif alam.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 75x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 58x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 53x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Tags: AIDigitalTeknologi
Fajar Ilham

Fajar Ilham

lahir di Kluet Utara pada 01-12-1989 dan menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Sejarah di Universitas Syiah Kuala. Barista Gerobak Arabica yang suka membaca buku-buku filsafat. Sejak kecil sudah suka menyukai cerita-cerita legenda. Aktif di organisasi eksternal kampus (HMI) semasa kuliah

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00