POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

SANG TOKOH

RedaksiOleh Redaksi
March 11, 2025
Tags: #Novel
SANG TOKOH

Cover Novel Sang Tokoh

🔊

Dengarkan Artikel

SINOPSIS NOVEL

Oleh Doddi Ahmad Fauji

Tokoh utama dalam novel ini diberi juluk ‘Sang Tokoh’, yang bisa mengingatkan pada nama ‘Tokoh Kita’ dalam novel Ziarah karya Iwan Simatupang. Memang terdapat kesamaan pada kedua novel tersebut, yaitu absurd-nya kejadian-kejadian dalam hidup. 

Beberapa pakar sastra menyebut novel Ziarah karya Iwan Simatupang mengandung paham eksistensialisme, dengan demikian, novel Sang Tokoh karya Wina juga bisa disebut sebagai novel eksistensialis.

Kisah dimulai dengan kejadian setelah salat Subuh. Saat pulang dari masjid, Sang Tokoh tertabrak oleh kendaraan yang melaju kencang, tanpa disadari kehadirannya, meski datang dari arah depan. Si penabrak kabur. Tabrak lari. Sang Tokoh yang masih membujang, dibawa ke Rumah Sakit. Ia koma. Hasil diagnosis dokter menyatakan, seluruh anggota tubuhya sehat, tidak terganggu, hanya ada sedikit memar. Tapi dokter kebingungan menyebut nama penyakitnya, juga cara mengobatinya.

Sebulan ia koma. Namun kesadaran Sang Tokoh lamat-lamat bangkit. Ia siuman, dan tentu merasa kaget dengan apa yang sudah terjadi padanya. Ia sehat. Pulih total. Dokter juga merasa heran, sebab baru kali ini menghadapi pasien koma seperti Sang Tokoh, lalu sembuh total.

Setelah sehat, Sang Tokoh mengalami peristiwa-peristiwa aneh. Tubuhnya jadi bau seperti binatang, dan di luar akal warasnya, ia jadi bisa bicara dengan binatang. Ia juga punya kemampuan menebak pikiran seseorang, bisa meramalkan nasib seseorang, bahkan menebak seseorang akan mati tak lama lagi. Ia tidak bisa menolak keajaiban-keajaiban yang diterimanya. 

Justru akhirnya ia pun menikmatinya, dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang baik. Misalnya ketika Sang Tokoh dikejar-kejar penjahat, diberondong dengan tembakan, ia bisa menahan laju peluru sehingga akhirnya selamat. Atau ia berusaha menyelamatkan anak gadis seorang pejabat pembisik presiden, yang nyaris dipatuk ular kobra berukuran besar, yang tiba-tiba muncul dari lemari pakaian dan dari balik kasur tempat tidur. 

Klimaks kesuksesan dari keajaiban Sang Tokoh adalah saat menerima telepon dari pejabat yang merupakan pembisik presiden itu, bahwa Sang Tokoh diperintahkan oleh presiden untuk mengobati anak Raja Arab Saudi yang sakit dan koma sudah tiga tahun. Permintaan itu pun dipertegas langsung oleh Presiden Indonesia, sehingga Sang Tokoh tidak bisa mengelak. Maka berangkat ia ke Arab dengan membawa ahli totok saraf, ahli diagnosis penyakit dalam, dan ahli obat herbal. 

📚 Artikel Terkait

Bulan (2)

Puisi-Puisinya, Oui Binsal

Ketika Mahasiswa Tersesat – Ulasan Artikel

Easy Steps of Making DIY Paper Squishy

Pasien yang sudah koma tiga tahun itu, dengan ajaibnya dapat disembuhkan, pulih dalam tiga bulan. Atas keberhasilannya itu, Sang Tokoh diberi imbalan, ditawari oleh Pangeran Utama, mau apa?

Untuk tiga tenaga ahli, Sang Tokoh meminta mereka diberi uang masing-masing satu juta Real. Sedangkan untuk Sang Tokoh, ternyata ia tidak minta uang. Ia minta tiga hal: Pertama, minta dibuatkan replika Ka’bah di Indonesia dengan suasana bangunan di sekitarnya. Yang kedua, minta keluarga Kerajaan Arab membeli saham klub sepak bola divisi dua di Inggris yang nyaris gulung tikar, dan yang ketiga, bila ada keluarganya yang akan umroh atau naik haji, mohon dipermudah. Semua permintaan itu dipenuhi.

Permintaan membuat replika Ka’bah dan membeli klub sepakbola divisi dua di Inggris, memperkaya novel ini dengan keliaran imajinasi, namun pada kenyataannya, memang ada pembangunan Replika Ka’bah itu di Jakarta Utara, dan Pangeran Arab membeli saham klub sepakbola Inggris juga ada. 

Di sinilah, penulis novel Wina Armada Sukardi, memperlihatkan kemampuannya sebagai seorang jurnalis yang terbiasa mengorek informasi, sehingga gagasan dalam novel yang bisa dianggap mustahil atau liar itu, ternyata ada dalam keseharian. 

Selain sebagai sastrawan yang dalam usia 17 tahun puisinya sudah dimuat di Majalah Horison, Wina juga menjadi seorang jurnalis dengan karier yang cemerlang hingga ke jenjang tertinggi, yaitu menjadi Pemimpin Redaksi hingga Pemimpin Umum Koran Merdeka. Di luar dua hal itu, Wina juga tercatat sebagai pengacara dan memiliki kartu keanggotaan Asosiasi Advokasi Indonesia. 

Keberuntungan datang berturut-turut kepada Sang Tokoh, yang membuatnya menjadi tokoh yang terkenal di tingkat nasional, bahkan hingga ke manca-negara. Karena terkenalnya itu, Sang Tokoh menerima telepon dari ketua organisasi muslimin Tionghoa di China, yang akan melakukan studi banding untuk mengetahui sepak terjang ormas keislaman di Indonesia. Ketua tersebut ternyata seorang perempuan, sementara di Indonesia, ormas-ormas keislaman diketuai oleh laki-laki. 

Bertemulah Ketua yang bernama Chang’e itu dengan Sang Tokoh. Betapa terkejutnya Sang Tokoh, karena Chang’e begitu cantik jelita, amat mempesona, masih gadis, dan yang paling mengagumkan, mau menerima lamaran Sang Tokoh yang jatuh cinta sejak pandangan pertama.

Betapa bahagianya hidup Sang Tokoh. Usulannya ke Pangeran Utama Arab untuk membeli saham tim sepakbola Inggris dipenuhi, dan Sang Tokoh ikut dalam proses akuisisi pembelian saham itu. Lalu permintaan untuk membuat replika ka’bah di Indonesia pun segera akan diwujudkan, 

kemudian sebagai lajang, cintanya diterima oleh gadis Chang’e yang menawan.

Meskipun banyak mendapatkan keajaiban, namun tetap sisi manusiawi Sang Tokoh dikisahkan dalam novel setebal 380 halaman  ini, yang menegaskan bahwa tiada kekuasaan selain milik Allah, Tuhan semesta. Kekuatan dan kekuasaan manusia adalah titipan dari Tuhan, dan suatu hari akan diminta kembali. Seperti apa? Novel ini memberikan jawabannya.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 77x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Tags: #Novel
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00