POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Mengurai Angka Gugat Cerai di Aceh

Tabrani YunisOleh Tabrani Yunis
March 11, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh sebab itu, dengan begitu mudahnya akses tersebut, bagi yang mau belajar, termasuk perempuan yang menggugat cerai tersebut, maka apa yang disebut dengan self-Development atau pengembangan diri bisa terjadi secara pesat. Sudah terjadi peningkatan kapasitas perempuan, sehingga muncul kesadaran bahwa perempuan sudah berdaya (powerful). 

Jadi, dapat diprediksi ketika kapasitas diri perempuan meningkat dan berdaya, secara intelektual, finansial, dan memiliki kemerdekaan berfikir,  ditambah dengan meningkatnya kemampuan literasi perempuan, sehingga pertimbangan-pertimbangan logis  muncul untuk mengatasi masalah kehidupan dan berani mengambil keputusan secara logis untuk menggugat cerai. Sebab, bila perempuan tidak berdaya, selama masih hidup bergantung pada suami, tindakan gugat cerai tidak akan meningkat, seperti sekarang. Ya, ketika  perempuan berdaya, mandiri dan berani menghadapi berbagai risiko, mereka akan bebas menentukan atau memutuskan pilihan yang diambil.

Dengan semakin meningkatnya kapasitas perempuan serta meningkatnya kesadaran yang memberdayakan perempuan saat ini dan ke depan, kasus gugat cerai memiliki kecendrungan meningkat, apalagi ketika kondisi ekonomi semakin memburuk dan ditambah lagi banyak suami yang menganggur. Lalu, semakin parah, ketika sudah ekonomi buruk, perempuan harus menafkahi suami, maka gugat cerai dikhawatirkan akan terus meningkat.

📚 Artikel Terkait

Jelajah Literasi di Pulau Aceh

Sukses dengan Modal Nekat dan Gila

Kepemimpinan, Kecantikan, dan Penampilan Perempuan Dibentuk oleh Budaya Patriarki

Cara Orang Korea Menghargai Mega

Tentu kita menginginkan jumlah gugat cerai tidak akan terus meningkat ke depan. Bertambah banyaknya kasus gugat cerai, bukanlah pertanda bagus, tetapi menjadi lonceng kematian. Sebab, semakin banyak jumlah gugat cerai, semakin banyak anak yang menjadi korban broken home. 

Ini jelas akan membahayakan masa depan anak, keluarga dan juga negara. Oleh sebab itu, perlu ada upaya serius untuk mengerem laju peningkatan jumlah kasus gugat cerai. Tidak boleh ada kata tidak bisa untuk mengantisipasi lonjakan jumlah gugat cerai. Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh semua pihak. Paling kurang, perlu pendekatan tang holistik meliputi aspek komunikasi, sosial, ekonomi, hukum, agama serta budaya.

Upaya-upaya untuk mengerem laju peningkatan gugat cerai harus dilakukan oleh pemerintah dan juga dibutuhkan dukungan institusi yang concern dengan masalah ini. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah membantu memperbaiki kemampuan komunikasi setiap pasangan, agar bisa lebih terbuka dan harmonis. Ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas komunikasi dalam keluarga atau rumah tangga menjadi sebuah kunci penyelesaian.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 140x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 128x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 92x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share6SendShareScanShare
Tabrani Yunis

Tabrani Yunis

Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
HABA Si PATok

HABA Si PATok

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00