Dengarkan Artikel
Mari kita bedah bagaimana korupsi telah menjadi jalur karier yang menjanjikan bagi mereka yang ingin sukses tanpa benar-benar berusaha.
Mengapa Memilih Korupsi?
Jika Anda masih berpikir bahwa kerja keras adalah kunci kesuksesan, saatnya memperbarui mindset. Lihat saja kenyataan di sekitar kita. Berapa banyak orang yang jujur bekerja puluhan tahun, tetapi tetap berkutat dalam kesulitan ekonomi?
Sementara itu, di sisi lain, ada mereka yang dalam waktu singkat bisa memiliki rumah mewah, koleksi mobil sport, dan liburan ke luar negeri, bahkan bisa menjadi pejabat tinggi—tanpa perlu repot-repot kerja lembur atau ikut webinar pengembangan diri. Korupsi menawarkan beberapa keuntungan unik, diantaranya:
1. Keuntungan Stabil dan Berkelanjutan
📚 Artikel Terkait
Tidak seperti bisnis biasa yang bisa bangkrut atau terkena dampak resesi, korupsi adalah industri yang selalu berkembang. Ekonomi sedang naik? Banyak proyek bisa dimainkan. Krisis melanda? Bantuan sosial bisa di-“kreatifkan.” Tidak ada masa surut, hanya ekspansi terus-menerus.
2. Bekerja Santai, Untung Maksimal
Lupakan lembur, lupakan target yang melelahkan. Cukup dengan menandatangani dokumen yang “sudah diatur,” atau membuat kebijakan yang “menguntungkan banyak pihak,” rekening Anda akan terisi tanpa perlu keringat menetes.
3. Minim Risiko, Maksimal Jaminan
Anda mungkin berpikir, “Bukankah korupsi itu berisiko? Bagaimana kalau ketahuan?” Jangan khawatir! Di negeri ini, hukuman bagi koruptor sering kali lebih ringan dibandingkan pencuri ayam. Bahkan jika tertangkap, masih ada banyak cara untuk memperpendek masa tahanan—dari remisi, izin berobat, hingga bebas bersyarat.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





