POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Puisi Essay

Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid

Gunawan Trihantoro by Gunawan Trihantoro
Maret 4, 2025
in Puisi Essay
0
Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - 4c2eba17 0085 43cb 906e 0fd130bcecc8 | Puisi Essay | Potret Online

Refleksi Spiritual dan Sosial di Bulan Ramadhan (3)


Oleh Gunawan Trihantoro
Sekretaris Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah

Di bawah sinar lembut lampu masjid,
sekelompok remaja berkumpul
di sudut sunyi malam,
mencari ketenangan di antara deretan ayat suci.

Baca Juga
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - 1834d257 bc1e 4af1 86d2 12165e950029 | Puisi Essay | Potret Online
    Palestina
    Gaza yang Tak Pernah Padam
    09 Jan 2025
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - 3dcc81f5 af9b 44d0 bb75 192955834d7f | Puisi Essay | Potret Online
    #Korban Bencana
    Sebuah Puisi Esai tentang Bencana Sumatra dan Luka Ekologis(12)
    31 Des 2025

Mereka datang dengan berbagai cerita—
luka yang tersembunyi, impian yang belum tuntas,
dan beban dunia yang kerap membuat hati gundah.
Namun di sini, dalam lantunan Al-Qur’an,
setiap huruf seakan membuka jendela jiwa,
memberi ruang bagi harapan untuk tumbuh.

Suara merdu bacaan bergema,
menembus keheningan,
merajut kepercayaan yang tak terucap.
Di balik setiap ayat,
ada janji bahwa dalam kesederhanaan
tersembunyi kekuatan untuk bangkit
dan cahaya iman yang tak pernah padam.

Baca Juga
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - 2ad7f848 46bb 4d98 b947 a39461a61b8b 1 | Puisi Essay | Potret Online
    #Tenaga Medis
    Dokter Spesialis Selangkangan
    15 Apr 2025
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - c24ca38d 6e95 49ba bb6a 062831573db5 | Puisi Essay | Potret Online
    Puisi Essay
    Dari Limbah Menjadi Cinta
    09 Feb 2025

Mereka duduk bersila,
dengan mata terpejam,
merasakan getar doa yang menghanyutkan
segala kegundahan.
Di antara bisikan doa dan detak waktu,
remaja-remaja itu belajar bahwa
keheningan bisa menjadi pelipur lara,
dan bacaan suci adalah lentera yang menuntun langkah.

Saat malam semakin larut,
suara tadarus itu seolah menghapus lelah,
menyatukan hati-hati yang pernah terluka.
Di bawah cahaya lampu masjid,
mereka menemukan kedamaian—
sebuah pelajaran berharga
tentang bagaimana iman mampu menyinari jalan,
meski di tengah dunia yang penuh tantangan.

Baca Juga
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - ed065a95 7763 4619 b58f ff60448fb329 | Puisi Essay | Potret Online
    POTRET Budaya
    Di Balik Langkah Guru Nias
    20 Jan 2025
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - c09baa99 979b 43a4 be5c cec30dac6cf5 | Puisi Essay | Potret Online
    Pendidikan
    Duta Puisi Esai Nasional dari Jateng Kunjungi DPK Blora, Jawa Tengah
    16 Jan 2025


Rumah Kayu Cepu, 3 Maret 2025

Previous Post

Muntah Oleh Borok Korupsi

Next Post

Gelorakan Penulis Besar Dari Setiap Provinsi

Next Post
Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - 8ba9b1ff df6a 4125 a69b c8e1fd619336 | Puisi Essay | Potret Online

Gelorakan Penulis Besar Dari Setiap Provinsi

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah