POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Puisi Essay

Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid

Gunawan Trihantoro by Gunawan Trihantoro
Maret 4, 2025
in Puisi Essay
0
Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - 4c2eba17 0085 43cb 906e 0fd130bcecc8 | Puisi Essay | Potret Online

Refleksi Spiritual dan Sosial di Bulan Ramadhan (3)


Oleh Gunawan Trihantoro
Sekretaris Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah

Di bawah sinar lembut lampu masjid,
sekelompok remaja berkumpul
di sudut sunyi malam,
mencari ketenangan di antara deretan ayat suci.

Baca Juga
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - IMG 20250302 WA0006 | Puisi Essay | Potret Online
    Puisi Essay
    Sahur di Ujung Doa
    02 Mar 2025
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - 0cf53e2a 790f 4e6b ac39 f9b0a848a98d | Puisi Essay | Potret Online
    Genre
    DUA PUSAI, DUA PENGEYEL
    16 Jan 2025

Mereka datang dengan berbagai cerita—
luka yang tersembunyi, impian yang belum tuntas,
dan beban dunia yang kerap membuat hati gundah.
Namun di sini, dalam lantunan Al-Qur’an,
setiap huruf seakan membuka jendela jiwa,
memberi ruang bagi harapan untuk tumbuh.

Suara merdu bacaan bergema,
menembus keheningan,
merajut kepercayaan yang tak terucap.
Di balik setiap ayat,
ada janji bahwa dalam kesederhanaan
tersembunyi kekuatan untuk bangkit
dan cahaya iman yang tak pernah padam.

Baca Juga
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - IMG 20250224 WA0013 | Puisi Essay | Potret Online
    Perempuan
    Nyi Ageng Serang: Bara di Tanah Jawa
    24 Feb 2025
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - 1000482794_11zon | Puisi Essay | Potret Online
    Puisi Essay
    Tempat Paling Sepi
    07 Apr 2025

Mereka duduk bersila,
dengan mata terpejam,
merasakan getar doa yang menghanyutkan
segala kegundahan.
Di antara bisikan doa dan detak waktu,
remaja-remaja itu belajar bahwa
keheningan bisa menjadi pelipur lara,
dan bacaan suci adalah lentera yang menuntun langkah.

Saat malam semakin larut,
suara tadarus itu seolah menghapus lelah,
menyatukan hati-hati yang pernah terluka.
Di bawah cahaya lampu masjid,
mereka menemukan kedamaian—
sebuah pelajaran berharga
tentang bagaimana iman mampu menyinari jalan,
meski di tengah dunia yang penuh tantangan.

Baca Juga
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - f8c78e5b 4af6 41e2 8886 1b15d2417635 | Puisi Essay | Potret Online
    POTRET Budaya
    Cut Nyak Meutia: Mutiara yang Tak Pernah Padam
    25 Jan 2025
  • Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - 1000387713 | Puisi Essay | Potret Online
    Perempuan
    Opu Daeng Risadju: Nyala Perlawanan di Bumi Celebes
    02 Mar 2025


Rumah Kayu Cepu, 3 Maret 2025

Previous Post

Muntah Oleh Borok Korupsi

Next Post

Gelorakan Penulis Besar Dari Setiap Provinsi

Next Post
Tadarus di Bawah Cahaya Lampu Masjid - 8ba9b1ff df6a 4125 a69b c8e1fd619336 | Puisi Essay | Potret Online

Gelorakan Penulis Besar Dari Setiap Provinsi

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah