POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Demokrasi

Manajemen Demokrasi

Redaksi by Redaksi
Februari 20, 2025
in Demokrasi
0
Manajemen Demokrasi - IMG 20250220 WA0016 | Demokrasi | Potret Online

Oleh : Suroto 

Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), Direktur Cooperative Research Center, Institut Teknologi Keling Kumang, CEO Induk Koperasi Usaha Rakyat (INKUR Federation)

IMG_0828
Baca Juga
Artikel
Demokrasi dalam Cermin Virtual: Antara Kedekatan Semu dan Elitisme Baru
18 Apr 2026

Demokrasi dalam mekanisme kerja politik negara sering dianggap sebagai sistem yang tidak efisien dan lamban dikarenakan harus mengakomodir kemauan  banyak orang. Akhirnya, alternatif  yang dipilih dalam praktik kebanyakan menyerahkan sepenuhnya demokrasi kedalam panduan elit. 

Mohammad Hatta (1954) menegaskan dalam pernyataanya bahwa demokrasi kita itu adalah bukan demokrasi cap Ningkrat, atau cap Intelek, melainkan cap Rakyat. Ini artinya demokrasi itu harus dihargai dan diambil dalam garis rata rata. Demokrasi yang hargai aspirasi dan kebebasan orang banyak dan dipandu oleh kebijakan para cerdik pandai. 

Manajemen Demokrasi - 81AB1FD1 A28E 487E 965B 8A9BBD093193 | Demokrasi | Potret Online
Baca Juga
Analisis
Negara Partitokrasi, dan Kewajiban Menolak Perilaku Anti Demokrasi
07 Feb 2023

Aspirasi banyak orang memang sulit diatur, ciptakan kebisingan dan menjadi lambat. Selain itu, suara kolektif juga dapat membunuh  daya kreatif yang dimiliki individu yang butuh konsentrasi dalam pikiran dan tindakan. Demikian juga kebenaran, bisa saja ditenggelamkan dalam suara massal, suara orang banyak.

Demokrasi memang bukan dimaksudkan untuk mengangkat pemimpin bodoh, tapi orang bodoh bisa saja lahir dari suara mayoritas. Sementara kehendak mayoritas itu tidak berarti merupakan keputusan terbaik atau paling bijaksana; sebab suara terbanyak itu  hanya representasikan kehendak dari jumlah yang lebih besar.

c5136dd6-e258-467e-a2c2-ca68d9f9a9bb
Baca Juga
Artikel
Demokrasi Tanpa Gravitasi: Saat Hukum Tak Lagi Menarik Keadilan
03 Agu 2026

Aspirasi orang banyak bahkan dapat bersifat destruktif, namun tidak mendengarkan aspirasi dan apalagi mengekang kebebasan itu jelas anti demokrasi. Mendengar aspirasi dan menghargai kebebasan harus diletakkan sebagai penopang demokrasi yang konstruktif dan substantif. Perusak aspirasi dan kebebasan ini harus disebut sebagai bentuk kejahatan serius negara.

Demokrasi Rata-Rata

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Page 1 of 5
12...5Next
Tags: #analisis
Next Post
Manajemen Demokrasi - 614B2929 7A23 4542 AA4B 7FBD8FAEAA70 | Demokrasi | Potret Online

Gen Z: Jangan Memandang Generasiku Buruk

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah