POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

RedaksiOleh Redaksi
January 10, 2025
Tags: #22 Tahun POTRETLiterasiPerempuan
Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita
🔊

Dengarkan Artikel

Jacob Ereste

Tadinya saya membayangkan Majalah POTRET tidak saja merekam wajah nyata dari apa yang tampak, tapi juga dari sesuatu yang abstrak, tak terlihat oleh kasat mata seperti suasana kebatinan atau laku spiritualitas manusia yang asyik mendekati Tuhan. Suasana kebatinan itu yang lebih sederhana bagi saya, sama dengan uniknya POTRET yang merekam suatu kejadian atau pristiwa yang langka seperti banjir bandang yang mendadak datang. Atau suatu insiden yang berlangsung sesaat, tanpa bisa direka ulang.

Yang paling sederhana misalnya semacam peristiwa 30-an tahun silam, ketika satu uni kendaraan pengangkut bahan bakar minyak terbakar persis di atas jembatan panjang, yang begitu cepat apinya berkobar. Tetapi sang sopir tetap sadar dan tenang untuk meneruskan laju kendaraan yang dikendalikannya untuk melintas di jembatan yang sangat vital itu, bila sampai ikut melengkung atau terpatah dan amblas ke dalam sungai yang luas dan deras.

Seorang kawan jurnalis yang jauh berada di kota usai mendapat kabar adanya kendaraan pengangkut bahan bakar minyak yang meletup di ujung jembatan itu akibat tersulut api yang entah berantah asal muasalnya.

 

Sekitar tiga puluh menit kemudian baru sang jurnalis yang tangguh itu sampai di tempat kejadian. Tentu saja letupan kendaraan pengangkut bahan bakar minyak itu sudah mulai mereda. Tinggal tersisa sebagian dari kerangka kendaraan itu mengeluarkan api-api kecil seperti sudah lelah melantak habis kendaraan pengangkut bahan bakar minyak itu yang teronggok seakan tak lagi berdaya.

Cerita sang jurnalis yang terlambat beberapa menit saja itu, tentu saja cuma tetap perlu mengabadikan gambar kendaraan yang menjadi arang di ujung jembatan yang juga nyaris ikut menjadi korban.

📚 Artikel Terkait

Puisi-Puisi Mohammad Arfani

Ikatan Alumni SMA Negeri 3 Banda Aceh Menggelar Raker Virtual

Dari yang Lama Jadi Korban Menuju Hak atas Kurban: Refleksi Keadilan Sosial dan Solidaritas Umat Islam dalam Meneguhkan Jati Diri dan Persatuan Bangsa

Untaian Sajak Alkhair Aljohore@

Namun naluri investigasi sang jurnalis yang sudah menjulang tinggi sinyal penangkapan insting investigasinya itu terus berupaya menghimpun informasi dari masyarakat sekitar yang ikut menjadi saksi kejadian. Dari seorang penduduk setempat, dia bercerita ada tukang POTRET di kampung itu yang sempat mengabadikan peristiwa kebakaran itu sejak awal, hingga riwayat kendaraan itu tamat dilumat api yang membara layak ingin membakar langit saat bahan bakar minyak itu muncrat — neledak — akibat tersulut api yang panas.

Intinya dari insting investigasi sang jurnalis yang tak mengenal menyerah ini dia bisa mendapatkan dokumen terbaik dari tukang foto profesional yang ada di kampung kejadian itu terjadi. Sehingga untuk sajian jurnalistik karya yang dia peroleh dari dokumen fotografer kelas kampung itu menjadi penghias head line yang lengkap dan top news dalam sajian untuk pembacanya ketika itu.

Begitulah saya membayangkan sajian kawan-kawan dari Majalah POTRET yang tetap gigih menyajikan menunya kepada publik melalui foto atau POTRET yang bagi saya menjadi semacam ungkapan dari profesi yang sakral penuh nilai-nilai spiritual. Sebab sebuah POTRET — tanpa kata-kata pun — bisa mengungkap kedalaman beragam makna tak hanya sebatas gambar yang terlihat, tetapi juga mampu menghantar imajinasi mengembara jauh ke suatu masa, atau sebuah peristiwa serta nilai-nilai sejarah setelah puluhan tahun foto itu kembali dipandang untuk dikenang.

Sebuah POTRET  semasa kuliah 40 tahun silam saja, nilai sakralnya nyaris setara dengan ornamen batu pahat di sebuah candi yang usianya sudah ratusan tahun itu. Jadi seni potret bisa menjadi dokumen sejarah yang bercerita sendiri tanpa teks. Maka itu, kepiawaian sang kreator — fotographer — sungguh tidak kalah unggul dari jurnalis yang cuma mengandalkan karya tulusnya.

Saya kira begitulah bayangan saya tentang sosok-sosok kawan di redaksi Majalah POTRET, mungkin wajahnya sendiri pun jarang dipotret. Tapi saya tetap berdoa: Semoga kawan-kawan di Majalah POTRET tetap gigih dan bangga untuk terus berkarya. Sebab dunia tanpa potret akan lebih sulit untuk dijelajahi dalam imajinasi. Lebih dari itu, Majalah POTRET pun penting dan perlu untuk melihat Wajah Batin dan spiritualitas diri kita yang sesungguhnya.

Selamat ulang tahun untuk Majalah POTRET. Semoga semakin kece. Dan jangan lupa bagi-bagi hadiahnya. Karena yang benar itu, yang ulang tahun yang kasih hadiah. Biar umurnya panjang dan selalu berimpahan berkahnya.

 

Banten, 9 Januari 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #22 Tahun POTRETLiterasiPerempuan
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Selamat Ulang Tahun ke-22 Majalah POTRET

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00