POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Tangis yang Tak Terdengar

RedaksiOleh Redaksi
January 8, 2025
Tangis yang Tak Terdengar
🔊

Dengarkan Artikel

 

Ilustrasi Kumpulan Puisi Leni Marlina “Tangis yang Tak Terdengar”. Sumber Gambar: Starcom Indonesia’s Artworks No. 925-10 Assisted by AI.

Tangis yang Tak Terdengar

Puisi: Leni Marlina

[Komunitas Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat: PPIPM – Indonesia; Satu Pena Sumbar]

Tangis itu terpendam di perut malam,
Seperti angin yang tak mampu menggugah dedaunan.
Ia duduk di samping jasad ibunya,
Pelukan itu kini hanya bayang tanpa hangat.

Di mata bocah itu,
dunia adalah rintih panjang,
Namun dari rintih lahir kekuatan sunyi.
Ia merapalkan doa melewati angkasa:
“Bila semua pintu tertutup,
Aku akan menciptakan jalan,
Meski dari reruntuhan, aku akan bangkit.
Sebab, hidup adalah perjuangan
yang tak pernah menyerah pada kematian.”

Padang, Sumbar, 2022

 

Suara Anak di Tengah Puing-Puing

Puisi: Leni Marlina

[Komunitas Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat: PPIPM – Indonesia; Satu Pena Sumbar]

Pada tanah yang tak lagi bernyawa,
Sisa tawa terkubur bersama abu rumah.
Matanya adalah cermin waktu yang koyak,
Menatap ayahnya rebah tanpa kata.
Tangan kecil menggenggam debu kenangan,
Di antara jerit yang memanggil sepi.

Namun, lihatlah—
Anak ini berdiri meski dunia terbenam,
Menganyam harapan dari serpihan luka.
Ia berkata:
“Bahkan ketika langit menutup dirinya,
Aku akan berjalan, melawan sunyi
Dan memahat takdirku sendiri.”

Padang, Sumbar, 2022

 

Langit yang Tak Pernah Tertutup

📚 Artikel Terkait

Peraih Penghargaan Sabang International Freediving Competition 2018

Satupena Aceh Bedah Buku “Kulukis Namamu di Awan”

UJIAN NASIONAL dan Surat Cinta Kepada IKN – Puisi- Puisi Safri Naldi

Kekuatan Rakyat Menenggelamkan Gaya Hidup Pejabat

Puisi: Leni Marlina

[Komunitas Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat: PPIPM – Indonesia; Satu Pena Sumbar]

Langit kelabu menatap bocah itu,
Seakan memohon maaf atas kehancuran yang ditumpahkan.
Ia berdiri di antara puing-puing masa lalu,
Di mana tawa telah dihancurkan oleh raungan senjata.

Namun, matanya menyimpan nyala bintang,
Ia bertanya pada semesta:
“Akankah matahari datang esok hari?”
Dan jawabnya adalah langkah-langkah kecil
Yang melintasi ranjau penderitaan.
Anak ini akan membangun kembali dunianya,
Dengan tangan-tangan mungil yang menolak takdir suram.

Padang, Sumbar, 2022

 

Jeritan Hati yang Tak Pernah Terhenti

Puisi: Leni Marlina

[Komunitas Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat: PPIPM – Indonesia; Satu Pena Sumbar]

Debu mengaburkan bayangan masa silam,
Namun jeritan bocah itu masih hidup,
Berderak di antara sunyi yang memekakkan.
Ia kehilangan ayah dalam detik yang tak berpulang,
Ibunya hanya tinggal kenangan
Yang kini terbungkus dalam aroma mesiu.

Tapi hati kecilnya berkata:
“Dari reruntuhan, aku akan merangkai mimpi.
Meskipun dunia mencabik senyumku,
Aku akan menenun harapan dengan tanganku sendiri,
Karena hati yang penuh luka adalah tempat
Di mana kekuatan dilahirkan.”

Padang, Sumbar, 2022

Cinta yang Tak Pernah Hilang

Puisi:  Leni Marlina

[Komunitas Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat: PPIPM – Indonesia; Satu Pena Sumbar]

Dari tanah yang berlumur darah,
Anak-anak ini menanam cinta
di ladang yang dibakar kebencian.
Mereka mengisi hari di atas abu kenangan,
Dengan langkah-langkah kecil yang mematahkan sunyi.

Di mata mereka, cinta adalah nyala semangat hidup dan inspirasi,
Mengalahkan gelap yang memenjara dunia.
Mereka menyusun kembali reruntuhan
Dengan mimpi yang tak dapat dihancurkan.
Karena cinta adalah senjata paling tajam,
yang mengalahkan perang
dan membangun kembali kehidupan.

Padang, Sumbar, 2022

——-

*Biografi Singkat Penulis*

Kumpulan puisi ini awalnya ditulis oleh Leni Marlina tahun 2022. Puisi tersebut direvisi kembali serta dipublikasikan pertama kalinya melalui media digital tahun 2025.

Leni juga merupakan anggota aktif Asosiasi Penulis Indonesia, SATU PENA cabang Sumatera Barat sejak berdiri tahun 2022. Selain itu, ia juga merupakan anggota aktif Komunitas Penyair dan Penulis Sastra Internasional ACC di Shanghai, serta dipercaya sebagai Duta Puisi Indonesia untuk ACC Shanghai Huifeng International Literary Association. Leni pernah terlibat dalam Victoria’s Writer Association di Australia. Sejak tahun 2006, ia telah mengabdikan diri sebagai dosen di Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang.

Leni juga mendirikan dan memimpin komunitas digital / kegiatan lainnya yang berfokus pada bahasa, sastra, literasi, dan sosial, di antaranya:

1. World Children’s Literature Community (WCLC): https://shorturl.at/acFv1
2. Poetry-Pen International Community
3. PPIPM (Pondok Puisi Inspirasi Masyarakat), the Poetry Community of Indonesian Society’s Inspirations: https://shorturl.at/2eTSB; https://shorturl.at/tHjRI
4. Starcom Indonesia Community (Starmoonsun Edupreneur Community Indonesia):
https://rb.gy/5c1b02
5. Linguistic Talk Community
6. Literature Talk Community
7. Translation Practice Community
8. English Languange Learning, Literacy, Literary Community (EL4C)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
SAWIT DITENTANG, SAWIT DISAYANG

SAWIT DITENTANG, SAWIT DISAYANG

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00