Dengarkan Artikel
Zulkifli Abdy
Aku sedang menghitung ulang kembaikan orang lain padaku, mungkin itulah caraku untuk senantiasa merasa berutang budi.
Aku juga sedang terus berupaya untuk melupakan kebaikanku pada siapapun, agar aku tidak dikuasai oleh perasaan ujub dan ria.
Kendati aku menyadari, bahwa kebaikanku pada orang lain walaupun hanya sebiji zarrah, merupakan sesuatu yang niscaya sebagai makhluk yang dituntut untuk saling mengasihi.
📚 Artikel Terkait
Aku pun mencoba melupakan perlakuan buruk orang lain padaku, agar aku tidak sampai membenci.
Ternyata, sungguh sesuatu yang tidak sederhana, ketika aku berada dalam kecamuk batin, dan mengembara pada waham pertimbangan.
Atas sekelumit dilema, mengenang kebaikan orang lain, dan suatu upaya menyembunyikan kebaikanku sendiri, serta melupakan perlakuan buruk orang lain padaku.
Mungkin hal itu merupakan sebuah proses, dimana akal sehat kita sedang mencari jawaban, untuk selanjutnya menemukan titik keseimbangan.
Proses yang menguras energi insani, namun telah memantik kepuasan hati.
(Beranda Malam, 15 Desember 2024).
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





