POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Remaja Perempuan yang Terpaksa Mengemis

Harapan di Tengah Kesulitan

RedaksiOleh Redaksi
November 10, 2024
Tags: anak jalanan
Remaja Perempuan yang Terpaksa Mengemis
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Mutia Febrina

Mahasiswa jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Ar Raniry, Banda Aceh

Di tengah keramaian Simpang Lima, Banda Aceh, tampak seorang remaja perempuan bersama adik laki-lakinya terlihat sedang mengemis. Kegiatan yang  ia lakukan setiap hari di lokasi itu. Namun, tak banyak orang yang tahu bahwa di balik sosoknya yang gigih, tersimpan cerita kehidupan yang begitu sulit. Setahun yang lalu, ia mengalami perpisahan orang tua.

Kehidupan mereka  berubah drastis. Kini, ia tinggal bersama ayah dan adiknya di Kampung Jawa. Ayahnya, seorang nelayan dengan penghasilan yang pas-pasan, tak mampu mencukupi kebutuhan mereka. Sejak itu, ia dan adiknya terpaksa mengemis untuk bisa bertahan hidup.

Kondisi keluarga yang tak lagi utuh menjadi faktor internal, pemicu utama dan mengantarkannya melakukan kegiatan sebagai pengemis. Ia merasakan dampak dari perpisahan orang tua. Tanpa disadari bahwa kasus itu sering kali meninggalkan dampak besar, terutama bagi anak-anak. Mereka harus beradaptasi dengan lingkungan baru dan kondisi ekonomi yang berubah.

📚 Artikel Terkait

Seteru NURANI

Gerakan Donasi 1000 Sepeda: Meringankan Beban Keluarga Tak Mampu

Badut Kecil di Sudut Kota,Sebuah Potret Kehidupan Anak yang Terabaikan

Aceh: Surga Tersembunyi dengan Potensi Wisata yang Belum Tersentuh Maksimal

Dari sisi eksternal, kemiskinan dan kurangnya akses terhadap pendidikan menjadi faktor lainnya. Setelah orang tuanya bercerai, ia dan adiknya harus pindah ke beberapa tempat, hingga akhirnya menetap di Banda Aceh. Di daerah seperti ini, program bantuan sosial atau pendidikan untuk anak-anak jalanan masih minim. Situasi ini memaksa anak-anak seperti mereka untuk turun ke jalan dan mengemis, karena sulit menemukan jalan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tidak seharusnya masalah ini dibiarkan begitu saja. Anak-anak adalah generasi penerus, dan mereka berhak mendapatkan kehidupan yang layak. Pemerintah dan masyarakat perlu melihat situasi ini sebagai isu penting yang membutuhkan perhatian serius. Anak-anak yang tumbuh di jalanan tanpa pendidikan dan kesempatan yang memadai rentan terhadap berbagai masalah, seperti eksploitasi dan tindak kejahatan. Jika dibiarkan, mereka bisa terjebak dalam siklus kemiskinan yang sulit untuk diatasi.

Pemerintah perlu mengambil langkah nyata untuk membantu anak-anak jalanan, khususnya dalam hal pendidikan. Misalnya, dengan menyediakan program pendidikan gratis atau beasiswa khusus yang mudah diakses bagi anak-anak seperti remaja ini. Selain itu, pelatihan keterampilan juga bisa menjadi solusi agar mereka punya peluang untuk bekerja atau membuka usaha kecil di masa depan. Bantuan modal usaha bagi keluarga yang membutuhkan juga bisa membantu mereka untuk tidak lagi bergantung pada aktivitas seperti mengemis.

Selain pemerintah, masyarakat sekitar juga memiliki peran penting. Dengan memberikan bantuan bukan hanya berupa uang, tetapi juga berupa makanan atau perlengkapan sekolah, kita bisa membantu meringankan beban hidup mereka dan mendukung pendidikan mereka.

Di tengah semua kesulitan ini, remaja perempuan ini masih memiliki harapan besar. Ia bercita-cita untuk melanjutkan sekolah dan memperbaiki kehidupannya agar bisa memberi masa depan yang lebih baik bagi dirinya dan adiknya. Tekadnya adalah gambaran nyata ketangguhan dan semangat hidup yang luar biasa.

Kisah ini mengingatkan kita akan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama anak-anak yang berada di jalanan. Dengan dukungan bersama, bukan tidak mungkin mereka bisa menggapai mimpi dan keluar dari jerat kemiskinan. Harapan akan masa depan yang lebih baik bisa terwujud jika kita semua berperan aktif membantu dan menginspirasi mereka.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: anak jalanan
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
KEBODOHAN DAN KERUSAKAN UJIAN NASIONAL

KEBODOHAN DAN KERUSAKAN UJIAN NASIONAL

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00