POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

BA1JO

RedaksiOleh Redaksi
November 2, 2024
Tags: #50 kota#sedekah
BA1JO
🔊

Dengarkan Artikel

,

Oleh Tabrani Yunis

Apa yang terbayang di benak atau di pikiran anda kala melihat dan membaca tulisan”BA1JO” ini? Tidak ada bayangan apa-apa? Ya, bisa jadi. Namun, bagi orang yang suka atau gemar memperhatikan plat kendaraan atau Nomor polisi di kendaraan roda dua, atau roda tiga dan roda empat seterusnya, akan membayangkan tulisan BA1JO itu dengan nomor polisi di Provinsi Sumatera Barat. Benar juga ya, sebab tanda atau plat kendaraan di wilayah Sumatera Barat adalah BA. Lalu, bagaimana dengan BA1JO? Bisa jadi itu adalah Nomor polisi kendaraannya salah satu Bupati atau pejabat di Sumatera Barat, tapi ini bukankah nomor polisi atau plat kendaraan salah satu Bupati atau walikota. Justeru tidak ada hubungan sama sekali.

Namun, BA1JO memiliki makna yang sangat menarik, inspiratif dan bahkan perlu ditiru, karena memiliki nilai-nilai yang sangat bagus dan banyak manfaatnya dunia dan akhirat. Lho, kok bisa?

Nah, ceritanya begini. Tadi pagi, lewat subuh, penulis mendapat sebuah cerita menarik dan sangat inspiratif, terkait cerita tantang BA1JO tersebut. Di benak atau pikiran penulis juga langsung terasosiasi dengan nomor polisi kendaraan d Sumatera Barat. Tidak salah memang. Sebab penulis cukup hafal dengan kode atau Nomor polisi yang BA itu. Eh, setelah dibaca lebih lanjut, di tengah perjalanan membaca isi WA tersebut, penulis langsung pula mendapat penjelasan dari si pengirim pesan. Ceritanya begini. Pak Zul Azmi, sahabat dan senior penulis yang berdomisili di Jakarta mengirimkan pesan seperti berikut ini.

“ Pagi ini berkesempatan shalat subuh dan taddabur Al Quran di Masjid Raya Kubang, Kec. Guguk,  Kab. 50 kota, Sumatera Barat.

📚 Artikel Terkait

Welcome Ganjar, But…

Senarai Puisi Hashim Yaacob

Dari Imunitas Negara ke Kesadaran Struktural Aceh

Sejauh Mata Memandang, Sedekat Hati dengan NKRI

Masjidnya cukup luas dan megah. Dua tahun lalu ke sini  masih dalam renovasi. Imam masjidnya masih muda + bacaanya sangat fasih. Serasa shalat di Mekkah/Madinah. Terdapat gender equality di masjid ini dimana luas shaff perempuan sama luasnya dengan shaff laki-laki.”

Selain itu, lanjutnya, ada inovasi cukup menarik guna menarik infak masyarakat dengan gerakan BA1JO. BA1JO merupakan singkatan dari – Bainfak Jo Siso Balanjo/berinfak dengan uang receh- . Masing-masing jamaah/ keluarga masyarakat Kubang diberi semacam botol/celengan.

Diharapkan setiap orang mau memasukkan uang kembalian belanja (sayur, rokok, kue-kue dan lain-lain ke dalam celengan/botol tersebut. Sangat inovatif, bukan? Ya, tentu saja. Maka disebut inovatif dan menarik.

Lalu, apa yang terjadi kemudian? Rupanya, setiap bulan botol BAIJO  dijemput oleh pengurus DKM, atau bisa langsung ke account DKM. Dana yang terkumpul dilaporkan secara terbuka oleh pengurus DKM. Ditargetkan botol ini untuk 5000 orang warga kanagarian Kubang.  Hebat sekali bukan?

Ya, tak terbantahkan. Apalagi bila kita telusuri lebih jauh, ternyata Dana BA1JO tersebut,bukan hanya untuk membangun dan memperluas area masjid dan untuk kemegahan bangunannya, ternyata Dana BA1JO tersebut digunakan untuk memakmurkan masyarakat, khususnya orang-orang yang sangat penting untuk diberdayakqn. Karena dana BAIJO tersebut digunakan untuk membantu Janda yang tidak bekerja dan memiliki anak kecil. Dana BA1JO juga digunakan untuk membantu warga yang sakit kronis/menahun. Bukan hanya itu, dana tersebut digunakan pula untuk membantu keluarga yang sangat-sangat membutuhkan,serta sekaligus membantu kelancaran pengajian.

Wah, ini memang sangat bijak dan inspiratif. Seperti kata Pak Zul Azmi yang pernah lama bekerja di GTZ di Aceh itu, merupakan inovasi yang patut ditiru. Pahala dapat, masyarakat terbantu, kanagarian Kubang aman sentausa.

Benar sekali dan tak dapat dibantah pula. Andak ini aşı semacam ini kira replikasi di daerah kita, tentu akan sangat memakmurkan masyarakat di daerah kita. Apalagi di Aceh yang katanya daerah yang memiliki banyak kantong kemiskinan dengan status Provinsi termiskin di Sumatera ini, bisa mengurangi atau mereduksi jumlah atau angka kemiskinan di Aceh secara umum, dan khususnya di lingkungan masjid tersebut.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #50 kota#sedekah
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Debat Cagub/Cawagub Aceh Putaran Kedua, Yossi Tampil Menawan sebagai JBI

Debat Cagub/Cawagub Aceh Putaran Kedua, Yossi Tampil Menawan sebagai JBI

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00