• Latest

Wako Payakumbuh, Suprayitno: Penting Menelusuri Jejak Yu Dafu

Juli 12, 2024
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
de2293cc-7c03-4d26-8a68-a4db3f4d65b4

Sinergi Fiskal Syariah: Navigasi Zakat Perdagangan di Era Mata Uang Modern

April 21, 2026
4fb2b103-7d0d-484c-ba9b-02ec8de8ff7a

Perempuan Hebat, Perjuangan Tak Terlihat: Refleksi Hari Kartini dalam Cahaya Islam

April 21, 2026
819dc996-4ffe-43e0-a861-db43521da05d

Dr. Damanhur Yusuf Abbas: The Living Reference tentang Syariat Islam di Kota Lhokseumawe

April 21, 2026

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
74fe2ae1-328a-4b59-b339-daae1b4ea490

50 Santri Tumbang Keracunan MBG di Demak

April 20, 2026
Wako Payakumbuh, Suprayitno: Penting Menelusuri Jejak Yu Dafu - 754B442E 63B1 4486 A85F 1FC79850CE02 | IMLF | Potret Online

Memilih Pendidikan, Memilih Masa Depan

April 20, 2026
IMG_0871

Demokrasi yang Takut Penontonnya

April 20, 2026
Selasa, April 21, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Wako Payakumbuh, Suprayitno: Penting Menelusuri Jejak Yu Dafu

Redaksi by Redaksi
Juli 12, 2024
in IMLF, Minangkabau, Payakumbuh, POTRET Budaya, Sastra
Reading Time: 2 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS

 

Payakumbuh-Potretonline.com- Wako Payakumbuh, Suprayitno, sangat antusias menyambut Prof Yusuf Liu, delegasi the 2nd International Minangkabau Literacy Festival ( IMLF) 2024,  penulis dan peneliti yang sedang menelusuri jejak Yu Dafu, sastrawan China yang lama tinggal di Payakumbuh pada tahun 1942- 1945.

“Merawat sejarah dan menjaga cagar budaya itu penting. Dengan menelusuri jejak Yu Dafu, Penulis China terkenal yang pernah tinggal di Payakumbuh akan memberi dampak wisata dan pertumbuhan ekonomi, jika kita bisa memanfaatkan monumen sejarahnya” Ujar Suprayitno ketika menerima Tim Yu Dafu di kantor walikota Payakumbuh kemarin, tgl 11 Juli 2024.

Baca Juga
  • Syarifuddin Aliza
  • Sumbar Talenta Terpilih Menari di Depan Walikota Den Haag

Dalam perbincangan itu muncul gagasan membuat museum Yu Dafu untuk menarik wisatawan terutama dari China mengingat Yu Dafu adalah tokoh besar di China yang dikenal sebagai pahlawan di China. Dalam monumen Yu Dafu di China tercatat kota Payakumbuh sebagai salah satu tempat perjuangannya hingga terbunuh oleh Jepang karena tulisannya yang mengkritik invasi Jepang ke Sumatera.

Pada tahun 1927, ia bekerja sebagai editor majalah sastra Hongshui. Ia kemudian berkonflik dengan Partai Komunis Cina dan melarikan diri lagi ke Jepang.
Setelah perang Jepang-Cina II berakhir, ia kembali ke Cina dan bekerja sebagai penulis propaganda anti-Jepang di Hangzhou, kemudian di Zhejiang. Dari tahun 1938-1942, ia bekerja sebagai editor sastra untuk surat kabar Sin Chew Jit Poh di Singapura.

Baca Juga
  • Rumah Tua Yang Kusam
  • Nasi Biryani Bukti Keakraban India dan Aceh?

Pada tahun 1942 ketika Tentara Kekaisaran Jepang menginvasi Singapura, ia terpaksa melarikan diri ke Indonesia, tepatnya ke Payakumbuh, Sumatera Barat. Di Payakumbuh, ia tinggal di antara orang Cina lainnya dengan identitas yang berbeda dan memulai bisnis minuman alkohol dan lemonade. Ketika diketahui bahwa ia satu-satunya penduduk yang bisa berbahasa Jepang, ia dipaksa membantu polisi militer Jepang sebagai penerjemah.

Masyarakat Payakumbuh mengenal Yu Dafu dengan nama Choulion. Ia dikenal ramah dan suka menolong. Selama bekerja dengan Jepang, Yu Dafu sering membantu masyarakat Payakumbuh, terutama keturunan Thionghoa. Ia sengaja menyalah-nyalahkan terjemahan bahasa agar masyarakat Payakumbuh tidak ditekan, diancam dan dianiaya oleh tentara jepang.

Baca Juga
  • TERSESAT DALAM RIMBA TANYA
  • Puisi-Puisi Alkhair Aljohore@

Di Payakumbuh, Yu Dafu memiliki seorang istri dan dua orang anak yang bernama Theha dan Yu Meilan. Sebelum menikah, Yu Dafu tinggal bersama orang tua angkatnya (Che Chua Chen Song dan Upik Bonne) di Sumbar Optikal dekat pasar Payakumbuh. Setelah berkeluarga, Yu Dafu pindah ke rumah di sebelahnya.

Setelah menemukan jejak Yu Dafu di Payakumbuh telah muncul kesepahaman tentang pembangunan museum Yu Dafu. Namun sebagai langkah awal tim yang terdiri Prof Yusuf Liu, Sastri Bakry dan Qaula Harisya Gumay akan mempertajam data jejak Yu Dafu sebagai orientasi awal dan untuk pembangunan museum melalui sejarah Yu Dafu.

Setelah itu Prof Yusuf Liu diajak walikota Payakumbuh untuk melihat tanah dan bangunan heritage yang rencananya akan dikolaborasikan dengan desain dan mengisi museum serta mengajak para turis China untuk datang ke museum

Sastri Bakry, ketua SatuPena Sumbar ikut mendukung pemko Payakumbuh yang menghargai sejarah Penulis Yu Dafu dengan menyelenggarakan seminar awal di Payakumbuh untuknmemperkenalkan Yu Dafu terlebih dahulu.

” Seminar ini penting untuk mengkaji sejarah serta apa manfaatnya bagi pariwisata Sumbar khususnya Payakumbuh, apalagi Yu Dafu seorang penulis dan cerpenis terkenal. Satu Pena Sumbar sangat peduli dengan dunia literasi. Salah satu karya Yu Dafu yang sangat terkenal berjudul Tenggelam” Tambah Sastri Bakry.

Hadir dalam perbincangan tersebut adalah walikota Payakumbuh , Suprayitno, Staf Ahli Kemenparekraf, Fadjar Utomo, Delegasi The 2nd IMLF- Researcher of Yu Dafu: Prof Yusuf Liu, Ketua SatuPena Sumbar Sastri Bakry, Asisten Satu pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Dasrul Pasi, Asisten Administrasi Umum, Ifon Satria Chan

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Wako Payakumbuh, Suprayitno: Penting Menelusuri Jejak Yu Dafu - d982fab4 8476 43a9 8b77 57bcc22c05d3 | IMLF | Potret Online

Diary Luka

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com