POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

“Malenggang” Bentuk Kreativitas dalam Ujian Akhir Mahasiswa Desain Mode

RedaksiOleh Redaksi
June 27, 2024
🔊

Dengarkan Artikel

 

Padang Panjang – Potretonline.com- Prodi Desain Mode Fakultas Seni Rupa dan Desain menyelenggarakan acara ujian akhir Fashion Show yang berlangsung dengan meriah di Gedung Pertunjukan Hoeridjah Adam Institut Seni Indonesia Padang Panjang (26/6/2024). Acara ini merupakan puncak dari kerja keras dan kreativitas mahasiswa tingkat akhir jurusan desain mode yang telah menyiapkan karya-karya mereka selama satu semester.

Dengan tema “Balutan Ija Meusawak Nan Bajanjang Besame Lam Ranah Melayu,” para mahasiswa menampilkan berbagai koleksi busana yang memadukan unsur-unsur tradisional dengan sentuhan modern. Setiap koleksi mencerminkan ide kreatif dan Budaya dari masing-masing mahasiswa. Hal tersebut menunjukkan kemampuan mereka dalam merancang dan membuat busana yang unik dan inovatif.

Fashion bukan hanya tentang pakaian yang kita kenakan, tetapi juga tentang ekspresi diri, budaya, dan seni. Melalui acara ini, kita berharap dapat memperlihatkan kekayaan dan keanekaragaman budaya kita yang diwujudkan dalam bentuk busana yang indah dan memukau. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berdedikasi dalam mempersiapkan acara ini khususnya kepada dosen pembimbing yang telah mengarahkan kami dalam berkarya. Tanpa dukungan dan kerjasama dari semua pihak, acara ini tidak akan mungkin terlaksana dengan sukses Ujar Imam M Al Aziz Perwakilan dari mahasiswa yang melaksanakan tugas akhir.

📚 Artikel Terkait

Meraih Kebeningan Hati

PT Imam Tour & Travel Promosikan Paket Wisata Aceh di Gebyar Nusantara Kuala Lumpur

Paradoks Indonesia Dalam Pandangan Prabowo Subianto

Gamang

Dekan FSRD Dr. Dra. Mega Kencana. M.Sn, mengatakan, “Kita semua bangga melihat hasil kerja keras dan kreativitas para mahasiswa. Mereka telah berhasil menggabungkan elemen-elemen tradisional dengan inovasi modern, menciptakan karya-karya yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga memiliki nilai budaya yang tinggi,” Paparnya.

Mahasiswa teruji Imam M Al Aziz mengatakan, “Menampilkan koleksi yang terinspirasi dari Rumoh Aceh. Koleksi karya ini terinspirasi dari elemen dan ornamen Rumoh Aceh yang diwujudkan dalam bentuk busana unisex. Elemen rumoh aceh digambarkan pada potongan busana dan ornamen rumoh Aceh digambarkan pada motif wastra. Wastra daerah yang digunakan yaitu tenun peulalu khas Aceh Timur. Bahan dasar yang digunakan pada busana ini yaiut kain semi wool. Busana unisex yang diwujudkan berupa jumpsuit, overall, jas, blazer, turtleneck, kemeja, outer, celana kulot, serta celana balon” Papar anggota Komunitas Seni Kuflet itu.

Penonton yang menghadiri Pameran Muhammad Virianda mengatakan “Saya sangat beruntung menyaksikan pertunjukan Tugas Akhir Desain Mode, saya terpesona oleh keindahan dan kedalaman karya yang ditampilkan oleh tiga desainer berbakat: Imam Al Aziz, Cyntia Jr, dan Isbatul Khairani. Masing-masing desainer berhasil membawa esensi budaya nusantara ke dalam busana yang memukau, memperlihatkan keahlian dan kreativitas mereka dalam menciptakan kreasi dari suku Aceh, Minang, dan Melayu. Imam Al Aziz memukau dengan koleksi yang menggabungkan motif tradisional Aceh dengan sentuhan kontemporer, menciptakan harmoni yang menggambarkan keteguhan dan keanggunan. Cyntia Jr menampilkan koleksi Minang yang kaya akan filosofi adat dan estetika, menghadirkan perpaduan antara kekuatan dan kecantikan dalam setiap detailnya. Isbatul Khairani menutup acara dengan kreasi Melayu yang romantis, menggabungkan kesederhanaan dan kemegahan yang menggambarkan keseimbangan hidup. Pertunjukan ini bukan sekadar parade mode, tetapi sebuah perjalanan intelektual yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini, menunjukkan bahwa tradisi dan inovasi dapat berkolaborasi secara harmonis. Dengan dedikasi dan bakat yang luar biasa, ketiga desainer ini tidak hanya menghadirkan pakaian, tetapi juga sebuah narasi yang mendalam tentang identitas dan warisan budaya kita” Ucapnya.

Akbar, ketua umum Komunitas Seni Kuflet mwngatakan, “Ujian akhir fashion show ini tidak hanya menjadi ajang penilaian akademik, tetapi juga menjadi platform bagi para mahasiswa untuk memamerkan bakat dan karya mereka kepada publik. Dengan adanya acara ini, diharapkan para mahasiswa dapat semakin termotivasi untuk terus berkarya dan berinovasi di dunia fashion.Ujian akhir fashion show ini berhasil memukau penonton dan menjadi bukti nyata bahwa industri fashion Indonesia memiliki masa depan yang cerah dengan hadirnya para desainer muda berbakat” Tuturnya. (*/Mursidiq)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Melacurkan Bait-Bait Puisi

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00