🔊
Dengarkan Artikel
Oleh Zulkifli Abdy
Bait-bait doa berkumandang di
hamparan bumi yang sedang
dilanda wabah
Diantara puing-puing asa yang
telah menggunung
Kita masih saja menambang
butir-butir harapan
Seraya mendulang serpihan-
serpihan hikmah
Kita laksana musafir yang
nanar di tengah padang gurun
yang jalang
Menggigil dimalam buta yang
menyatukan antara harap dan
rasa cemas
Kita hanya melakoni drama
kehidupan atas kehendak
Tuhan
Tuhan yang maha mendengar
dan yang maha pengasih
lagi maha penyayang
Kepada Nya segala sesuatu
kita pulangkan
Selain berikhtiar dan berdoa
kita hanyalah orang-orang yang
sedang menanti takdir.
(Z.A – Banda Aceh, 26 Oktober 2020)
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






