POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Sepeda adalah Kehidupan

Tulisan Rahmiana, siswa XI IPA SMA Negeri 1 Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, ikut serta dalam Lomba Menulis Essai Majalah POTRET yang diselenggarakan oleh CCDE, POTRET Gallery, Majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas, didukung oleh Serikat Bike dan Jasaroda. Tulisan ini ditampilkan tanpa proses editing dari Panitia. Silakan berikan like dan komentar terhadap tulisan ini. Bisa dibaca di Bio Potret Gallery

RedaksiOleh Redaksi
February 19, 2023
Sepeda adalah Kehidupan
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rahmiana 

Siswa Kelas: XI IPA  SMA Negeri 1 Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh

Sepeda. Apa yang terlintas dibenakmu ketika mendengar kata ‘sepeda’? Ya, tentu saja kamu langsung membayangkan sepeda milikmu yang ada dirumah. Atau mungkin kamu teringat masa dimana kamu sering bersepeda bersama teman-temanmu. Atau bahkan kamu membayangkan sepeda milik tetanggamu? Ya! Tentu itu bisa terjadi, karena benda yang sering kita lihat kapan saja dapat muncul dipikiran kita saat pembicaraan menyangkut benda tersebut. Tetapi bagaimana jika yang terlintas dibenakmu itu adalah sepeda rusak sudah berdebu yang ada digudangmu? Ya, Itu yang sekarang ada dibenak ku. Sepedaku sudah lama rusak, kedua rodanya kempes dan rantainya berkarat. Sudah lama aku ingin memperbaikinya tetapi, aku tidak memiliki cukup uang. Meminta kepada orangtua? Oh tentu tidak, karena aku sudah pernah mencobanya dan orangtuaku langsung berkata “Jika sudah diperbaiki paling jarang digunakan lagi. Apalagi kamu kan sudah punya sepeda motor. Sepeda motor juga lebih canggih daripada sepeda”. Aku terdiam dalam hatiku berkata “Iya juga ya, sepeda motor jauh lebih mudah digunakan dan tidak menguras tenaga dibandingkan dengan sepeda”.

     Setelah kupikirkan ternyata sepeda lebih bermanfaat terhadap kesehatan tubuh. Karena sepeda bukan hanya sekedar alat transportasi, tetapi juga merupakan salah satu alat untuk berolahraga yang sering digunakan.  Dengan sepeda kita dapat meningkatkan kekuatan otot, karena saat bersepeda kita akan mengayuh pedal agar tetap seimbang dan tidak jatuh, dapat mengontrol berat badan, menjaga kesehatan jantung, menurunkan risiko depresi, serta dapat meningkatkan sistem imun tubuh.

  Selain bermanfaat untuk kesehatan, bersepeda juga membantu kita dalam memahami kehidupan ini. Kamu tahu tidak filosofi bersepeda dengan kehidupan?. Baik, akan aku jelaskan. Saat kita bersepeda kita akan mengayuh pedal agar sampai ke tujuan. Kadangkala kita terjatuh dan bangkit lagi agar sampai ke tujuan tersebut. Tujuan bagaikan cita-cita dan mimpi kita. Kita berlari untuk mengejar impian, jika terjatuh kita bangkit lagi. Lima kali kita jatuh, lima kali juga kita bangkit. Sebelas kali kita jatuh, sebelas kali juga kita bangkit. Ketika berada ditanjakan disitulah kita menguras tenaga untuk mengayuh pedal. Tanjakan tersebut sama seperti cobaan dalam hidup, disitulah kita menguras tenaga agar bisa melewati cobaan. Begitu juga dengan menjaga keseimbangan saat bersepeda. Hidup bisa terus berjalan dengan baik jika kita dapat menjaga keseimbangan dalam hidup. Kita juga mengatur kecepatan saat bersepeda yang sama halnya dengan mengatur waktu di kehidupan. Jika kamu tidak jago dalam hal membagi waktu, maka hidup mu bisa berantakan.

📚 Artikel Terkait

Ketika Dedikasi Seorang Guru Bertemu Tanggung Jawab Kepala Sekolah

Selamat Jalan Para Pahlawan, Evaluasi Rutan

Mengenal Marina Budiman, Wanita Terkaya Indonesia Tahun Ini

Ali Hasyimi Tokoh Multitalenta

    Perlu diketahui juga mengapa kebanyakan anak kecil mengendarai sepeda roda tiga dan orang dewasa mengendarai sepeda roda dua. Karena, satu dari tiga roda sepeda anak kecil seolah-olah adalah orangtuanya yang selalu melindungi anaknya agar tidak terjatuh. Ketika sudah dewasa anak tersebut akan mulai mengendarai sepeda roda dua dalam arti satu dari tiga roda sepedanya dilepaskan. Begitu juga dengan orangtua dan anak. orangtua melepas anaknya untuk mandiri. Melepas bukan berarti tidak sayang, tetapi untuk membuat anaknya belajar hidup tanpa orangtua. Saat kita sudah mulai mengendarai sepeda roda dua, disitulah kita mengerti arti kehidupan yang sesungguhnya. Kita mulai tidak bergantung lagi pada orangtua maupun orang disekitar. Kita paham akan kejamnya dunia jika tidak berpihak pada kita. Lalu, tahukah kamu mengapa banyak orang hati-hati dalam memilih merek sepeda? Ya, Supaya sepeda yang mereka kendarai itu aman dan baik. Begitupun dengan hidup, kita harus pandai memilih jalan yang benar agar hidup kita tertata dengan baik. Kita terlebih dahulu mencari tahu apa saja yang akan kita jumpai saat memilih jalan tersebut. Kita memastikan agar diri kita tetap aman dan sehat.

    Banyak sekali variasi merek sepeda yang kita temui seperti Sepeda Gunung Wimcycle, Sepeda Gunung Polygon, Sepeda Gunung UnitedPolygon, Urbano 3, Dahon, SUV D6, dan masih banyak lainnya. Tentu saja harga sesuai dengan barang. Jika kita membeli sepeda dengan harga yang murah, sudah pasti kualitas sepedanya pun rendah. Begitu juga sebaliknya. Dalam kehidupan jenis atau merek  itu tergantung bagaimana kita mengolahnya. Bisa saja merek bawahan jika diolah dan di percantik akan menjadi sepeda atasan.

  Jadi berhati-hatilah saat bersepeda. Pahamilah kekurangan dan kelebihan sepedamu. Jaga keseimbangan dan atur kecepatan saat mengendarainya. Jika bertemu pengendara sepeda lain, kurangi kecepatanmu. Agar menghindari tabrakan. Ada pepatah mengatakan “berjalan sekarang atau berlari besok” mana yang akan kamu pilih? Berjalan atau berlari? Orang bijak memilih untuk berjalan dari sekarang dari pada ngos-ngosan saat berlari. Maksudku, jika kamu merasa tujuanmu itu lumayan jauh kamu bisa mengayuh sepedamu dari sekarang. Atau jika kamu ingin masih santai, siap siap mengejar ketertinggalanmu. Orang-orang hampir sudah sampai finis, sedangkan kamu?. Ya, itu tergantung kamu sendiri.

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
PCM Lembah Sabil Abdya Menggelar Kegiatan Santunan Anak Yatim

PCM Lembah Sabil Abdya Menggelar Kegiatan Santunan Anak Yatim

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00