POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Antara Pj Gubernur dan Dirut BAS

RedaksiOleh Redaksi
February 12, 2023
Antara Pj Gubernur dan Dirut BAS
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh Don Zakiyamani

Alumni HMI Komisariat FKIP USK/ Ketua Umum JIMI (Jaringan Intelektual Muda Islam)

 

Entah mengapa saya ingin menulis Polemik kinerja Pj Gubernur. Mengharuskan saya menelaah. Dengan keluguan saya coba dalami, apa yang sebenarnya mereka inginkan. Apakah benar ingin mengkritisi Pj Gubernur atau target utamanya adalah Dirut BAS.

Sebelum ribut soal kinerja Pj Gubernur saya melihat ada gerakan mahasiswa menyoal kandidat Dirut eksternal. Mereka mendesak Pj Achmad Marzuki agar menolak kandidat yang bukan asli Aceh. Moral force yang salah, kecium dalangnya namun tak perlu diperpanjang.

Setelah isu itu mental, lanjut isu kinerja Pj dan diakhiri nasab Pj Gubenur yang bukan dari Aceh. Polemik terjadi. Bahkan seorang kader parpol merangkap organisasi mahasiswa ikut arus polemik tersebut. Blunder yang memalukan bagi organisasi yang independen secara etis dan organisatoris.

Ramai-ramai kritisi Pj Gubernur, sayangnya lebih kelihatan emosional ketimbang rasional. Beberapa organisasi malah cenderung menjadi underbow parpol, narasinya copy-paste milik parpol dan pengkritik Pj. Saya tidak tahu, apakah narasi saya mirip dengan pembela Pj Gubernur. Wallahualam.

Pastinya, dialektika, pro-kontra di alam demokrasi wajar. Namun, kritik tanpa dibarengi data akurat, rasional, akal sehat, pada akhirnya menunjuk hidung sendiri. Badut politik yang hanya butuh pengakuan tuannya, badut politik yang hanya ingin tuannya senang, adalah humor yang tak lucu.

📚 Artikel Terkait

Menyelamatkan Ingatan di Tengah Reruntuhan

Bullying, Feodalisme, dan Ekstremisme

BENGKEL OPINI RAKyat

Revolusi AI dan Masa Depan Tenaga Kerja Indonesia: Dari Keresahan Menuju Kegemilangan

Misalnya ada kritik soal kemiskinan di Aceh, isu ini sudah sejak Nova. Lah Pj ini belum setahun, memangnya dia bisa buat apa. Dengan kewenangan yang lebih sedikit namun para kritikus ingin hasil mewah. Mereka bicara kemiskinan namun membuat acara di tempat mewah, mana rasa empati mereka.

Mereka bicara pengangguran, namun kegiatan mengandalkan proposal. Mengemis pada elit, demi popularitas. Dan masih banyak lagi disonansi kognitif yang dilakukan para elit maupun mahasiswa. Secara politik, gerakan menurunkan Pj Gubernur sudah nyaris berhasil. Pergantian Pj Gubernur dianggap solusi, segera dilakukan atas nama rakyat.

*Dirut BAS*

Skenario pergantian Pj Gubernur akan diikuti dengan penolakan kandidat eksternal Dirut BAS. Mereka tidak bicara prestasi kandidat, mereka bicara nasab yang jelas bukan kriteria majunya sebuah Badan Usaha. Dan bukan Aceh banget. Siapa pun provokatornya, sejauh ini sudah sukses.

Mengapa harus kandidat internal, apakah karena lebih baik. Tidak. Karena kandidat internal akan lebih mudah dijadikan boneka politik. Mudah ditekan apalagi tahun politik sudah di depan mata. Kandidat eksternal akan butuh waktu lebih lama untuk ditundukkan. Ketakutan itu yang mengganjal elit, sehingga isu eksternal dan internal dikembangkan.

Tujuannya apa, pastinya membangkitkan ke-Aku-an, ke-Aceh-an. Jadi ingat pesan Nabi Muhammad, bahwa perbedaan jahiliyah dan bukan jahiliyah soal jabatan ialah memilih pemimpin berdasarkan prestasi, kapasitas, kapabilitas, dan integritas atau berdasarkan kesukuan. Dan Nabi tidak ingin umatnya terjebak pada kasta dan kesukuan dalam urusan itu.

Dalam literatur Islam jelas dikatakan bahwa mereka yang berilmu akan ditinggikan derajatnya. Lalu mengapa eksternal dan internal yang dipersoalkan, mengapa pula menghalalkan segala cara demi kelompok dan pribadi.

Kalau kita jeli, proyek pembangunan kantor pusat BAS yang terbakar juga belum jelas siapa pelaksananya. Pastinya proyek 200 Milyar itu sangat menggiurkan. Ada banyak pihak yang menginginkan proyek tersebut dan salah satu caranya dengan menjadikan Dirut BAS sebagai bonekanya.

Itulah mengapa pertarungan posisi dirut BAS melibatkan banyak pihak. Politisi, eksekutif, bahkan ada dugaan komisaris BAS ikut campur tangan dalam proses tersebut. Jika dugaan itu benar, sangat disayangkan. Komisaris harusnya jangan berpolitik, harusnya menjadi stabilitator keberlangsungan BAS bukan menjadi provokator. Meski saya yakin dugaan itu salah, saya yakin komisaris BAS profesional.

Lebih memilukan lagi, kabarnya  hasil fit and proper test sudah ada. Pertanyaannya, mengapa RUPS tidak segera dilaksanakan. Apakah penentuan Dirut masih menunggu deal politik di belakang layar. Apakah mereka mengira BAS itu milik mereka. BAS butuh kepastian siapa dirutnya sehingga BAS tidak bernasib seperti kapal van der wijck, titanic, ataupun turun levelnya karena kerakusan para elit dan pendukungnya.

Rakyat Aceh menonton, tapi sayangnya, tontonan yang dipersembahkan para elit dan pendukungnya ulangan yang sudah-sudah. Tidak ada tuntunan dalam tontonan yang menyangkut hajat hidup orang banyak (rakyat Aceh). Sudahi sandiwara kalian, buka topeng kalian, beuna marwah bacut.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Understanding Woman Empowerment in The Digital Era

Understanding Woman Empowerment in The Digital Era

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00