POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Quds, Kedigdayaan Pasukan Khusus Iran

RedaksiOleh Redaksi
January 13, 2023
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Hendrajit

Perkenalkan Quds Force, pasukan khusus Iran. Yang mengambil nama kota suci di Palestina, Al Quds (Jerusaelm). Pasukan Quds didirikan pada 1990 dan diumumkan secara langsung oleh pemimpin spiritual tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei.

Menurut beberapa sumber yang berhasil dihimpun oleh Tim Riset Global Future Institute (GFI), misi awal didirikannya Pasukan Quds ini adalah rasa simpati yang mendalam kepada dunia Islam terutama negara Palestina yang  sudah terjajah puluhan tahun.

Adapun Qods Force atau Pasukan Quds merupakan salah satu unit elit Korps Pasukan Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), yang lingkup operasinya di dalam dan luar Iran.

Selain sebagai pasukan khusus, fungsi lain Quds Force adalah sebagai organisasi besar yang menyandang dana dan penunjang aktivitas militer serta otak penyusun rencana dan strategi sebuah operasi guna membantu negara sesama muslim yang terjajah. Sehingga Pasukan elit andalan negeri Mullah ini juga memiliki banyak jaringan di dalam dan luar negeri Iran.

Para personil yang tergabung di dalamnya, juga sangat profesional dalam membangun hubungan rahasia(underground) dengan seluruh organisasi Islam militan di dunia Arab.

Selain itu, Pasukan Quds juga mengatur strategi serta menampung semua informasi yang terkait dengan dunia intelijen militer, dan mengirimkan orang untuk beroperasi di luar wilayah Iran.

Menurut kelompok perlawanan Iran, Pasukan Quds berasal dari Korps Lebanon, yang bertanggungjawab atas penyerangan kamp marinir (AS) di Beirut pada 1983 yang menewaskan sekitar 300 marinir Amerika.

📚 Artikel Terkait

Pohon “Jeju”, Hutan yang Tak Estetik, dan Kemarahan yang Tebang Pilih

Komunitas dan Pengorbanan

Desa Suka Makmur Kampungnya Ubi Jalar dan Pasarnya Kepiting Bakau

Selamat Memaknai Hari Buruh….

Pasukan Quds bisa dikatakan merupakan pasukan ekstra teritorial baru(extra-teritorial force), karena pasukan khusus ini digagas oleh intelijen Iran dan agen-agen asing (negara Islam lain) yang bergabung dan sepakat membentuk Qods Force.

Menariknya lagi, surat kabar terbitan Mesir, Al-Ahram, mantan Presiden Iran Ahmadinejad merupakan pendiri Pasukan Quds. Adalah Ahmadinejad yang menempatkan pasukan itu di kota Ramazan, dekat Irak, pada 1980. Tentu saja, kala itu dia belum jadi presiden.

Sebuah informasi yang tak kalah penting, Pasukan Quds punya peran besar di Irak sejak Septeber 2002, untuk membangun kelompok militan pro Iran guna mengantisipasi invasi AS ke Irak sebelum 2003.

Tabloid Intelijen terbitan Februari 2007, menulis bahwa Pasukan Quds sejak lama menyiapkan pelatihan dan menjadi penyandang dana untuk menunjang Pasukan Mahdi Moqtada al-Sadr dan membuka perbatasan bagi beberapa anggota kelompok Ansar al Islam.

Bahkan menurut badan intelijen Italia sebagaimana dikutip Tabloid Intelijen edisi Februari 2007, al Sadr dan kelompok militannya menerima 79 juta dolar AS per bulan dari organisasi Pasukan Quds Iran ini.

Dalam kiprah operasinya di luar negeri, reputaasi Pasukan Quds di Irak memang yang paling spektakuler. Di Irak, Pasukan Quds berbasis di kota Najaf. Operasi Pasukan Quds di Irak dijalankan secara tersamar di bawah nama  Al-Najaf Al Ashraf al Safieh, yang disebut-sebut sebagai lembaga yang bergerak di bidang budaya.

Dalam operasinya, mereka bergabung dan mengintegrasikan dirinya dengan gerilyawan Irak. Mereka bisa muncul tiba-tiba dan langsung menyerang kamp-kamp tentara AS kemudian menghilang tanpa jejak dan tidak bisa dilacak. Inilah yang menjelaskan mengapa melalui operasi siluman ini, ratusan bahkan ribuan tentara AS tewas di Irak.

Pasukan Quds ini memang tidak main-main. Harian terkemuka The New York Times terbitan 24 Desember 2006, setidaknya empat orang Iran ditangkap tentara AS. Dan pihak AS yakin dua dari mereka merupakan anggota pasukan Quds. Sehingga mereka pandang sebagai bukti nyata adanya kegiatan pasukan itu di Irak.

Apalagi ketika pada pertengahan Januari 2007 lalu, terungkap dua orang anggota Pasukan Quds itu adalah Brigadir Jenderal Mohzen Chirazi dan Kolonel Abu Ahmad Davari. Kabarnya, Jenderal Mohzen Chirazi ini, merupakan yang paling dicari-cari oleh AS.

Hendrajit, Pengkaji Geopolitik, Global Future Institute.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 58x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 53x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Sejoli Puisi Zulkifli Abdy

ANTARA NYANYIAN SIMPONI DAN BALADA PRAHARA

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00