Dengarkan Artikel
Zulkifli Abdy
Aku terlahir pada satu Januari..,
Tiada yang lebih menguasai perasaanku pada hari pergantian tahun ini selain rasa bersyukur
Ketika kusadari usiaku bertambah lagi satu tahun dan sisa hidupku pun berkurang pula satu tahun
Itulah fenomena kehidupan, usia dapat dilihat dari dua perspektif
Ibarat suatu muhibah atau perjalanan, semakin jauh jalan yang telah kita tempuh, semakin dekat pula sisa perjananan untuk kita sampai ke tujuan.
Dari perspektif inilah aku melihat tahun baru, sehingga yang lebih menguasai batinku adalah rasa mawas-diri
Seraya memberi sedikit ruang dan waktu untuk introspeksi
Dengan senantiasa waspada serta tak lupa memetik hikmah dari perjalanan hidup yang penuh romantika ini
📚 Artikel Terkait
Bukankah agama telah berpesan bahwa setiap yang hidup pasti akan menghadapi kematian
Tatkala keniscayaan akan kematian itu tiba, tiada kekuatan yang dapat menundanya sesaat pun, dan tidak pula ada daya untuk menyegerakannya walaupun sedetik.
Aku terlahir pada satu Januari..,
Aku tidak terlalu mau ambil pusing dengan perayaan yang lebih bersifat seremonial dan serba hura-hura itu
Karena semua itu adalah cara yang sangat tak kusukai
Bagiku, pergantian tahun adalah momen yang tak boleh terlewatkan begitu saja
Untuk melakukan kontemplasi atau merenung kembali, seraya memperbarui komitmen hidupku
Hidup senantiasa menjanjikan sesuatu yang tak pasti, kecuali keyakinanku tentang qadha dan qadhar
Bagiku kebahagiaan itu bukan hanya sebatas dari apa yang telah kuraih dan kurasakan
Melainkan juga dari cita-cita luhur dan harapanku tentang hari esok
Serta dari apa-apa saja yang mesti kuhindari bahkan yang tak kuinginkan sama sekali
Kalau boleh jujur, aku ingin menjadi orang baik-baik saja
Kalau boleh berterus-terang, aku ingin menjadi diriku sendiri.
(Z.A)
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






