🔊
Dengarkan Artikel
Oleh Rosli K. Matari
Di Malaysia
– Zab Bransah, kota Langsa
*Kurenung malam lewat*
*bagai kopi pekat.*
*Detik embun, rintik sepi*
*lambatkah dinihari?*
*Balam-balam, terbayang*
*sayup ruyup usiaku*
*luyup memanjang.*
*Sebagai hujung ranting,*
*sehelai daun kelabu*
*digeser angin, olang-aling.*
📚 Artikel Terkait
*Kukenang, segala terpendam*
*dalam diri*
*luluh-lantak, rawan tangis.*
*Kurendam*
*sebagai luka, abadi bagai puisi*
*tak bernoktah hujung baris.*
*Selamat malam,*
*secangkir kopi*
*habis tak habis.*
*Aku sedar*
*hidup ini, sedih atau indah*
*bersekali sepahit, semanis kopi.*
*Kutunggu fajar,*
*esok cerah*
*aku harus hidup lagi.*
– Rosli K. Matari
14.7.22
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 57x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 52x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






