SARINAH

September 2022
Oleh: Redaksi

Oleh Zulkifli Abdy

 

Senja semakin genit menjelang

mentari pamit di kaki langit

Aku menyambangi Sarinah

yang bukan lagi wanita seperti

dalam kisah sejarah

Dia kini hanya sekadar tempat

istirahat seraya melepas penat

Semampai dan gemulai di tengah

kota metropolitan yang ramai

Wahana berbagi suka dan duka

di kala hidup terkadang terasa

hampa

Aku tak akan membiarkan senja

ini pergi tanpa tinggalkan tawa

dan canda

Sarinah yang ramah bagaikan

berkisah bahwa hidup tak boleh

susah

Ah.., kopi hangat itu pun terasa

semakin nikmat

Cerita pun melambung dari bumi

para pemulung ke langit yang

sedang mendung

Sarinah oh Sarinah

Dia pun sumringah di tengah

kota yang tak lagi ramah.

(Zulkifli Abdy, Jakarta 2018)

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist