POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Antologi Puisi

Puisi-Puisi Mustiar, Ar

Redaksi by Redaksi
Agustus 16, 2022
in Antologi Puisi, POTRET Budaya, Sastra
0
Puisi-Puisi Mustiar, Ar - A6A0BF34 1E84 45BE 9890 3A558859A7C1 | Antologi Puisi | Potret Online

ADA BANYAK TIKUS DI NEGERIKU

Di Negeriku tikus amat pintar

Puisi-Puisi Mustiar, Ar - 7264C4C1 F150 4A5D 95BE E0EA03A1764F | Antologi Puisi | Potret Online
Baca Juga
POTRET Budaya
Malaikat Tak Bersayap
30 Agu 2022

mengelabui singa

Kemiskinan masif di trotoar

Puisi-Puisi Mustiar, Ar - 18920b95 a833 4958 a9e9 783b458713f1 scaled | Antologi Puisi | Potret Online
Baca Juga
Aceh
Nek Aminah Pengemis Renta di Emperan Supermarket
10 Nov 2024

77 tahun’ kini

Merdeka…, hanya

Baca Juga
POTRET Budaya
LAILATULQADAR
07 Apr 2024

bunga tidur anak negeri

16.08.2022

 

SURAT

Sepucuk surat

sore tadi

Jatuh,lembab

Tiada alamat

Lukanya berderai

Ah ntah isyarat apah

13 agustus 2022

 

AYAH

Jikalau bisa kuputar,waktu

Ingin kutumpahkan resah

Betapa beban ini kupikul

2017

 

WAJAH KUYU

Malam  ini kutuliskan lagi

Puisi, tentang dirimu

Negeri tanah awal kulihat dunia

Negeri lusinan pejuang

Yang getarkan jagat

Malam ini, di jalanan riuh rendah

Orang kampung tasbihkan diri

Di surau surau lapuk

Malam ini kulihat wajahmu

Kuyu kumal tak terurus

Agustus 2022

 

BIDUK 03

Aku

Biduk oleng itu

Dilecut badai kehidupan

– kusandarkan jiwa ini

Di mimbar_Mu

15.04.2015

 

Mustiar Ar :

KUEJA LAGI SENJA INI

Biar disini saja

Mengeja nikmatmu

Disini bersama

kemiskinan diri

Kueja nikmatmu Tuhan’

TUNTUN AKU

Tuntun aku di malam

Ini pada kelammu

Ia menaburkan aura kenikmatan

Tuntun aku Ya Rabb

29 Mei 2022

 

BOCAH ITU

Bocah itu berkata lantang

Hoii, laut… dimana kau simpan

Bapa emak,bunda faridah_ku

Sahabat karibku

Pada rabbnya bocah itu berbisik;

Ya Rabb, aku ikhlas bapa emak

bersamamu

Ampuni segala dosa salahnya

Meulaboh, 2016

 

Mustiar Ar. Karya puisinya pernah dimuat di berbagai antologi puisi bersama sastrawan baik itu di Aceh mau pun yang di tingkat nasional dan internasional, seperti pada kumpulan puisi bebas melata edisi Singapura 2018. Selain menulis, ia juga berkutat di dunia teater.

Next Post
Puisi-Puisi Mustiar, Ar - 13AA73A0 19E7 4F6A 97D6 EEE5B478343D | Antologi Puisi | Potret Online

Darah Perjuangan

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah