Oleh Savitri Jumiati
Ranting dedaun tak berkutat
Senja merah semburat kulihat
Tak ada angin yang berisik kudengar
Hampir sunyi hujung jejalan menuju pulang
Terenyuh aku tika suara adzan berkumandang
Ini aku yang menatap pedih airmata
Separuh jiwa diambingkan pekat
Entah arah benak yang mulai lupa
Saat lembar kalimat ku telah lesap
Membawa wajah kembang Melayu
Kali ini aku lepas kata
Yang mana buta tak bertuan guru
Sajak jiwa dalam hati
Di kaki bumi merahnya tanah
Rinduku diam pada kalbu
Itu engkau .
Bekasi Minggu 19 Desember 2021
Telaga Sastra Cinta “Savitri J (Saju Enma)”
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 369x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 336x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 277x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 275x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.











Discussion about this post