🔊
Dengarkan Artikel
Oleh Savitri Jumiati
Ranting dedaun tak berkutat
Senja merah semburat kulihat
Tak ada angin yang berisik kudengar
Hampir sunyi hujung jejalan menuju pulang
Terenyuh aku tika suara adzan berkumandang
Ini aku yang menatap pedih airmata
Separuh jiwa diambingkan pekat
📚 Artikel Terkait
Entah arah benak yang mulai lupa
Saat lembar kalimat ku telah lesap
Membawa wajah kembang Melayu
Kali ini aku lepas kata
Yang mana buta tak bertuan guru
Sajak jiwa dalam hati
Di kaki bumi merahnya tanah
Rinduku diam pada kalbu
Itu engkau .
Bekasi Minggu 19 Desember 2021
Telaga Sastra Cinta “Savitri J (Saju Enma)”
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 57x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 52x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.




