POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

(Literasi) Membaca

RedaksiOleh Redaksi
December 4, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Ahmad Rizali

Berdomisili di Depok, Jawa Barat

Mengapa ada kata literasi ? Karena kurang dari separo WNI yang mampu membaca kalimat, paragraf dan lain sebagainya, faham maknanya. Dunia menyebutnya “Functionally Literate”. 

Dalam kaitan dengan membaca dan faham makna, saya masih terheran heran ketika 25 tahun yang lalu, Pak Taufik Ismail berkisah bahwa siswa SMA di Rusia wajib membaca belasan buku karya sastra selama sekolah dan salah satu yang diwajibkan adalah “War and Peace” nya Leo Tolstoy yang tebalnya naurzubillah.

Jika muridnya wajib membaca karya sastra yang berat itu, guru mereka tentu sudah membaca rerata lebih banyak dari muridnya. Ketika membaca dan faham maknanya, maka otak akan berputar dan nalar akan semakin baik.

📚 Artikel Terkait

Puisi-Puisi Wanrazuhar

Dinas PUPR Banda Aceh Lakukan Pemeliharaan pada Pintu Air

*Teh Nasihat*

State of Nature Rousseau dan Puasa Ramadhan

Apakah guru kita membaca belasan karya sastra ? Jangan beralasan sulit mencarinya. Kalaupun sulit, ada masanya sang “lapar membaca” akan mencuri baca di toko buku bahkan dicuri sekalian untuk dibaca di rumah atau menghabiskan waktu di perpustakaan. 

Sekarang bahkan dengan mudah kita peroleh karya sastra dunia itu di dunia maya, gratis dan dengan beberapa klik akan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Jika mata sudah “mblereng” bisa klik buku “bersuara”. Apakah guru kita membaca ?

Membaca itu seperti olahraga, memerlukan pantikan, pembiasaan dan kebiasaan akhirnya menjadi semacam kebutuhan, jika tidak bisa disebut kecanduan, karena jika tak ada yang dibaca gejalanya mirip orang sakaw dan ketika sudah diberi bacaan dan dilahap, tenang.

Namun, kami pelan namun pasti menemukan ada yang salah dalam mengajari murid membaca, sehingga yang mereka peroleh hanya menghapal huruf dan reciting, persis seperti saya mengaji kitab suci. 

Mengapa otoritas Pendidikan tak menugasi LPTK yang seabreg itu agar mencari dan melaksanakan solusi persoalan “bisa membaca, namun tak faham makna”.

Apakah terbayangkan, seseorang yang hanya bisa membaca huruf latin dan tak faham makna yang dibaca (karena bahasa Inggris), lantas menamatkan novel berat ribuan halaman itu ?

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Dispar Kota Banda Aceh Gandeng Sanggar Cit Ka Geunta Tampilkan Tari Tradisional di JKPI

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00