Oleh Martha Redyana Baba
Saling melemparkan gurauan di besi pembawa berita
Hari itu tidak seperti biasanya
Kami tidak menghiraukanmu kala itu
Esoknya kami mendengar berita
Berita kepergianmu….
Jiwa kami terguncang bahkan seperti di robek
Rasa tidak percaya, sedih dan air mata
Semua bercampur aduk….
Wahai pemberi motivasi…sekali lagi kami bertanya
Benarkah kau yang sedang terbaring itu ?
Kami yang menjadi keluargamu kini benar – benar terpukul
Sudah tidak ada lagi si pembawa nuansa damai
Ditengah – tengah ketegangan
Kau hadir dengan versi terbaikmu
Kami terpukul, terguncang dengan semuanya itu
Semua begitu cepat dan kami tak dapat menahannya
Kini kita terpisah begitu jauh
Mimpi….ya mimpi hanya mimpi yang mempertemukan
Ku harap kau masih dengan guraun khas itu disana
Sampai kita bertemu kembali
Kini kau tidak merasakan lelahnya berada di dunia sandiwara
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.












Discussion about this post