🔊
Dengarkan Artikel
Oleh Martha Redyana Baba
Saling melemparkan gurauan di besi pembawa berita
Hari itu tidak seperti biasanya
Kami tidak menghiraukanmu kala itu
Esoknya kami mendengar berita
Berita kepergianmu….
Jiwa kami terguncang bahkan seperti di robek
Rasa tidak percaya, sedih dan air mata
Semua bercampur aduk….
Wahai pemberi motivasi…sekali lagi kami bertanya
Benarkah kau yang sedang terbaring itu ?
Kami yang menjadi keluargamu kini benar – benar terpukul
Sudah tidak ada lagi si pembawa nuansa damai
Ditengah – tengah ketegangan
Kau hadir dengan versi terbaikmu
Kami terpukul, terguncang dengan semuanya itu
Semua begitu cepat dan kami tak dapat menahannya
Kini kita terpisah begitu jauh
Mimpi….ya mimpi hanya mimpi yang mempertemukan
Ku harap kau masih dengan guraun khas itu disana
Sampai kita bertemu kembali
Kini kau tidak merasakan lelahnya berada di dunia sandiwara
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📚 Artikel Terkait
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





