POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Kautsar Sarankan Bangun Monumen Reformasi Di Banda Aceh

RedaksiOleh Redaksi
May 10, 2018
🔊

Dengarkan Artikel


Banda Aceh – Kautsar Muhammad Yus, salah-satu aktifis yang terlibat langsung saat gerakan reformasi tahun 1998 silam menyarankan dibangun sebuah monumen reformasi di Aceh.
Saran Kausar ini disampaikan pada acara pameran foto yang digelar Pena 98, Kamis (10/5/2018) di Taman Sari (Taman Bustanussalatin) Banda Aceh. 
Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM yang hadir dan membuka kegiatan pameran foto ini kemudian meminta lokasi monumen reformasi dibangun di Banda Aceh. 
“Saran dari Kautsar sangat bagus, Saya minta lokasinya dibangun di Banda Aceh Pak Wagub,” ujar Aminullah kepada Wagub Aceh, Nova Iriansyah yang ikut hadir pada kegiatan ini. 
Aminullah juga mengatakan, dirinya senang karena Pena 98 memilih Banda Aceh sebagai lokasi pameran foto dalam rangka mengawal 20 tahun reformasi. 
“Ini moment yang sangat bagus untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa dari pejuang-pejuang reformasi. Pemko menyambut baik kegiatan ini,” ujar Aminullah. 
Aminullah berharap, kegiatan tersebut akan menjadi moment dalam melahirkan pemikiran-pemikairan baru dan membawa perubahan baru. 
Wagub: Lokasi Pasti di Banda Aceh
Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah memastikan lokasi monumen reformasi akan di bangun di Banda Aceh. 
“Lokasinya tetap di Banda Aceh, nanti kita bahas lebih detail dengan Pak Wali Kota,” ujarnya. 
Terkait lokasi pasti bangunannya, Wagub mengatakan bisa dibangun di titik dimana pernah menjadi lokasi pergerakan reformasi waktu itu. 
“Monumennya mungkin dalam bentuk tugu atau museum. Lokasinya, bisa ditempat dimana dulu menjadi lokasi gerakan reformasi,” kata Nova Iriansyah. 
Menurut Nova, pembangunan monumen dipandang perlu untuk mengingatkan masyarakat akan sejarah bahwa Bangsa ini pernah terjadi reformasi dan tidak ingin kembali ke rezim yang otoritarian. 
Lanjutnya, Malaysia saja yang sudah sangat lama ingin mereformasi diri baru terwujud kemarin, tepatnya setelah 20 tahun reformasi Indonesia.
“Malaysia sudah lama ingin reformasi, baru terwujud kemarin setelah 20 tahun reformasi Indonesia. Kita tentu harus terus mengawal dan tidak ingin kembali ke rezim yang otoritarian. Saat ini kita dikenal sebagai salah satu Negara dengan demokrasi terbaik di dunia,” ujar Nova.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Langkah” Sehat, Apis”

Cabdindik Wilayah Aceh Jaya Gelar Bimtek Pendidikan Karakter

31 Juta Rekening Diblokir, Sebuah Tragedi Transaksional

Ketika Tulisan Viral Tak Berarti Isi Dompet Ikut Tebal

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Keadilan, Sudah Lapuk Termakan Debu

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00