Selasa, April 21, 2026

PENARI KEMATIAN

April 2018
Oleh: Redaksi

Oleh Rizkina Meutuah
Kuamati sekelilingku
Lengang
Tiada seorang pun
Aku terperangkap
Kuamati sekali lagi
Sebuah siluet muncul
Sesosok makhluk dengan tariannya
Dia memainkan jemari lentiknya
Memainkan pundaknya
Mengerlingkan matanya
Dia terampil memainkan tubuhnya
Aku terbuai dengan tariannya
Sosok penari itu mendekat
Kuamati lagi, matanya membesar
Matanya tak lagi indah, kini dia tampak murka
Gerakannya tak lagi ayu, kini sedikit lebih tangguh
Tempo tariannya tak lagi pelan, kini semakin kencang
Tangannya tak lagi dimainkan, bersiap untuk merampas
Aku terkesiap, dia semakin mendekat, jantungku berdetak kencang
Seketika aku bertatap dengannya, jantungku berhenti.
Banda Aceh, 22 Februari 2015

Rizkina Meutuah, mahasiswa aktif Psikologi, Unsyiah Banda Aceh

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist