
Puisi- Puisi Najla Zakia Pelajar SMP Negeri 1 Bandar Dua, Pidie Jaya, Aceh. Tanpa sebuah kepalsuan Semua guru menyakiniGuru artinya ibadah Tanpa sebuah...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Arni SSekar kemuning baru saja beranjak dari kelas ketika salah satu siswanya datang dengan tergopoh – gopoh,”. Bu, ibu...
Baca SelengkapnyaDetailsDhea Pradiza Anzelin Mahasiswi Perbankan Syariah UIN AR-RANIRY Ketika segumpal awan mencoba melindugi sebuah perjalanan Telah lahir seorang lelaki agung...
Baca SelengkapnyaDetailsIlustrasi :antara fotoOleh : NsyahDia berjalan di antara batas-batas trotoarMencari sisa-sisa dari barang bekasDemi mendapatkan sebungkus nasiBaju-nya yang compang-campingBadannya yang...
Baca SelengkapnyaDetailsIlustrasi : TribunJabarOleh Cut Alya AllyvaKelas VIII SMP Negeri Bandar Dua, Pidie Jaya, AcehSore itu, di kala hujan turun, membahsai...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Rahma AtikahMahasiswa Jurusan KPI, UIN Ar-Ranirry Banda Aceh ...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Lina ZulainiTersimpan rasa takut saatku melihat tanggal iniEmbun di pelupukku nyatanya juga tak tinggal diamKetika angka itu mulai tibaPun...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Auliana RizkyMahasiswa FKIP Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Unsyiah Banda AcehMatahari terbit, pagi yang cerah membuat dunia semakin terang,...
Baca SelengkapnyaDetailsAku ini si pejalan larutPenikmat surya dan senjaAku tidak pernah merasa takutPada bahaya dan gelap gulitaTelah ku lalui ribuan malamBerjalan...
Baca SelengkapnyaDetails(Keluhan Bumi Persada)Oleh : Dhea Pradiza AnzelinProdi Perbankan Syariah, UIN Ar-raniryKetika fajar menyapa diantara rerumputan yang gersang Ada tertinggal setetes embun...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com