Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
KAPAN DIMULAI dimulai di akhiri dibenturkan kenyataan dihantamkan kebohongan dimulai diacak-acak kepercayaan ini timbulkan sengketa hati sebelum prahara apa belum...
“FATAMORGANA” Malam tak kunjung hilang Pagi tak jua datang Dan otakku pun tak bisa diam Terus bergelut menelusuri lembah pikiran...
Mahasiswa Jurusan KPI, UIN Ar-Ranirry Banda Aceh Rintihan Sang Yatim Setiap kali rasa rindu yang menyeruak hadir bersama kenangan-kenangan yang...
Sesuatu Yang Berbeda Di saat sendiri jauh lebih sempurna Ketika tertawa jauh lebih nikmat Di dalam ketenangan jiwa menyejukkan pikiran...
© 2026 potretonline.com