Tentang Nisan
Oleh Muhammad Iskandar pada gundukan tanah telah bersemayam badan melepas segala titah menyatu bumi Tuhan yang di atas:...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Muhammad Iskandar pada gundukan tanah telah bersemayam badan melepas segala titah menyatu bumi Tuhan yang di atas:...
Oleh Tabrani Yunis Anak-anak berselimut hujan Meniti trotoar, kaki lima dan jalan Mengarungi malam berkelindan Menaburkan rasa iba...
Halimah Ramadhan… Panasmu sungguh membakar raga Hikmahmu menguatkan iman di dada Rahmatmu menentramkan jiwa Magfirahmu meluruhkan segala dosa...
JANGAN BIKIN RIBUT, TUAN ! Oleh Halimah, S.Pd Salam,Tuan… Seminggu lalu dirimu bikin edaran. Engkau atur volume pengeras...
Savitri Jumiati Wahai langit persada Apakah kita telah melarikan dogma ke rahim muara Sedang banyak kalbu tertidur pulas...
Karya Prima* Terjatuh pada kelamnya malam Tenggelam pada dalamnya lautan Batinku seolah – olah berteriak Tidak menerima keadaan...
Ria Andelia* Pelajar MTsN 1 Aceh Barat Daya ( Abdya) Kelas VIII (delapan) Malam itu kadang menjadi saksi...
Karya Ali Hamzah Matahari di peluk bumi jingga senja pun menepi malam hidangkan sepi di perjamuan kalbu rindu...
DALAM PERJALANAN PANJANG Oleh Ali Surakhman TS (bagi Sang Penyair Abah Zab Bransah : Terminal transit puisiku) Perjalanan...