Puisi

Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.

981 artikel Diperbarui: 17 Juli 2026
Filter: Terbaru Terpopuler Pilihan Editor
Antologi Puisi

Puisi-Puisi Apa Perlu Judul

Oleh Jengki Sunarta Apa Perlu Judul? Aku adalah kertas basah yang terbakarMatahariMenyala di tepi hariYang hilang dalam lautan...

Antologi Puisi

Puisi-Puisi Minah Ahmad

Penulis seorang pesara kerajaan. Mula giat menulis melalui puisi dan sajak serta antologi cerpen. Ahli pertubuhan Penulis Isu...

# Tadarus Puisi

Puisi-Puisi Ai Lundeng

Ai pipih adalah Ai lundeng nama pena yang diberikan oleh ayah tercintanya,dia lahir di Purwakarta tahun 1972,selain seorang...

Aceh Barat

Puisi-Puisi Mustiar Ar

DI BAWAH LANGIT’ YANG SAMA Kita bersaudaraTanpa batas negaraErat dalam ikatan kasih sayangBersama kita ciptakan dunia sejahteraDamai dan...

Puisi

Kini Senja Berusaha Menikmati Mentari

Oleh: IhwaL Benz Satriadji pujangga semarak kurator merebak laksana buih ombak algoritma memamah biak tak perduli tentang rasa...

POTRET Budaya

Puisi-puisi Agus Yulianto

Bayang-bayang Kemiskinan Di tengah kota, yang sibuk dan ramaiTerdapat bayangan, yang tersembunyiKemiskinan, yang menyerang dengan ganasMengambil harapan, dan...

# Tadarus Puisi

Nikmat Hujan Turun

Oleh Tabrani Yunis Hujan turun sejak semalam hingga fajar datang menyulam kelam Daun-daun yang terkulai kusam merimbun dalam...

Puisi

Aku Mencintaimu Dalam Diam

Dalam kesunyian, aku merasakanmu Cinta yang tak terucap, namun terasa begitu nyata Dalam diam, aku melihatmu Dengan mata...

Puisi

Untaian Puisi Hajriah RE

Senyum TulusOleh: Hajriah RE Sapa dan canda terlontar lepasWajah ceria hias senjaSeiring mentari, kembali ke peraduanBinar cahayanya menerpa,...