
Oleh Zulkifli Abdy Niscaya tak akan kulewatkan detik demi detik kembara ini Kecuali kudengar dulu gemeretak suara gelagar rel yang...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tabrani Yunis Sore ini, usai menjemput anak dari sekolah, penulis singgah sebentar di POTRET Gallery di jalan Prof. Ali...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Zab Bransah Sinar menyinari tanah Aceh Darussalam di sini para putra putri negeri menuntuk ilmu Sinar jalan dunia...
Baca SelengkapnyaDetailsMATA BIRU Mustiar Ar Gerai rambut si mata biru Samar kuintai dari balik mobil...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Muhammad Adid AB. Rahman Berdomisili di Malaysia Matahari terbit saban pagi dan terbenam di ufuk barat hamburkan cahaya...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Nur Anisah Udara terasa dingin hari ini, setelah hujan mengguyur semalaman. Aku terus memacu kendaraanku menuju ke tempat...
Baca SelengkapnyaDetailsMasih Adakah Harumnya Bunga Kupula - Zab Bransah, Sajak ke - 3 Aku tidak muda lagi, tidak ada satu detik...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Rosli K. Matari Di Malaysia - Zab Bransah, kota Langsa *Kurenung...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Fajar Kiranya aku tahu benar, mengapa hanya aku yang tertawa karena membenarkan perilaku yang tidak benar. Ah sudah-lah. Manusia...
Baca SelengkapnyaDetailsKarya Ali Hamzah Marahmu membunuhku, bulan Matahari redup di ujung senja Tak berapa lagi, aku tak tahu Matahari memadamkan cahayanya...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com