RUU Perampasan Aset Hanya Untuk Mengumbar dan Bagi-bagi Dana Saja
Oleh Jacob Ereste Rancangan Undang-indang perampasan aset sudah diwacanakan sejak 20 tahunan silam, tapi yang terjadi adalah perampasan...
Temukan semua artikel terbaru dalam kategori #Para Maling.
Oleh Jacob Ereste Rancangan Undang-indang perampasan aset sudah diwacanakan sejak 20 tahunan silam, tapi yang terjadi adalah perampasan...
Oleh Albertus M. Patty Margaret Mead, seorang antropolog terkemuka, pernah menyatakan bahwa “We make our own criminals, and...
Oleh Rosadi Jamani Kalau ada bahan untuk ditulis, sangat sulit mau tidur. Padahal, sudah larut. Efek kopi liberika...
Oleh Heri Iskandar Selasa, 19/3/2025 (Edisi 1082) “APA YANG terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan...
Oleh : Ririe Aiko Di sebuah negeri yang terkenal dengan sumber daya yang melimpah, kreativitas bukan sekadar hobi...
Jacob Ereste Indonesia ibarat rumah tua yang tak terurus. Dalam usia nyaris seabad, kebocoran ada disana -sini, sehingga...
Oleh Rosadi Jamani Indonesia pernah digoyang gempa. Tapi gempa sosial-politik karena kasus pagar laut Tangerang? Lebih dahsyat. Pagar...
Oleh: Azharsyah Ibrahim* Pernah merasa frustrasi karena sudah bekerja keras, banting tulang dari pagi hingga malam, tapi saldo...
968 T dan Mencemburui Neraka Aku melihat mereka dengan 968 T,mereka tertawa,sementara aku mengunyah kehampaan Aku berpuasa, aku bersujud,tapi cemburu ini lebih digdayaLebih panas dari dahaga.Lebih pekat dari malam-malamku yang hampa doa. Mereka mencuri, tapi tak dihukum.Mereka menipu, tapi tetap sucimereka menukar dosa dengan sedekah,Sementara aku menahan diri,perutku melilit, kerongkonganku kering,dan hatiku membusuk dalam dengki karena aku hanya menghitung receh di kantong lusuhmenakar iman yang semakin hambar. Tuhan, katakan padaku,Apakah surga hanya untuk mereka yang bisa membelinya,dengan uang yang didapat semudah air liur? Tuhan, mengapa mereka tetap tersenyum?tertawa di meja-meja megah,sementara aku menunggu magribdengan perut yang mengutuk langit? Malam ini aku sujud lebih lama,bukan untuk meminta ampun,tapi untuk bertanya,apakah aku boleh mencemburui neraka? Montasik, 5 Ramadhan 1446 Puasa Tanpa Cahaya Terhuyung dalam lapar dan haus, Bersama matahari dan palu pemecah batu Aku tahankan lapar ini, tapi aku kenyang oleh iri,hausku bukan air, tapi dendam yang tak terpuaskan.menghanguskan setiap ibadah,menjadikannya abu tanpa cahaya. Aku duduk merunduk di sajadah lusuh,tapi hatiku penuh letusan keluh,Tuhanku tetap terasa jauh,lidahku hanya mengulang,tanpa jiwa yang berserah....