
Rubrik Esai menghadirkan tulisan-tulisan reflektif yang merangkai pemikiran mendalam, kritik halus, dan pengalaman personal menjadi satu kesatuan naratif. Setiap esai mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang lebih jernih—melampaui berita harian dan opini cepat.
Di sini, gagasan diolah dengan bahasa yang tenang namun tajam, memberi ruang bagi penulis untuk bertanya, meragukan, menantang, dan menemukan makna di balik peristiwa. Rubrik ini menjadi tempat bagi suara yang ingin merenungkan hidup, zaman, dan manusia dengan cara yang lebih intim dan intelektual.
Oleh ReO Fiksiwan “Sistem itu mengecewakannya dua kali: pertama dengan tidak mempercayainya, dan kemudian dengan membiarkan pemerkosa itu terus melakukan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Agung Marsudi SUDAH dua jam duduk sendiri di kursi teras bawah, menghadap ke grumbul bambu, di pinggir sungai Ngipik,...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Don Zakiyamani “Di sekolah kami ada begitu banyak drama, semakin parah karena kepala sekolah ikut nimbrung di dalam.” Demikian...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Don Zakiyamani Gejala yang tampak dalam masa pemerintahan Prabowo Subianto—baik dari arah kebijakan fiskal, tata kelola birokrasi, maupun pendekatan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Fileski Walidha Tanjung Di sebuah desa bernama Gunungsari, Wisata Pundensari, Madiun, malam sederhana pada tanggal 9 September 2025 berubah...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Feri Irawan Kita sering merasa merdeka karena bisa memilih makanan sendiri. Dan pula, ragam makanan di negeri kita telah...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Kang Thohir Kemerdekaan apalagi yang kau tanamkan? Bius-bius membuncah, namun tangis pecah. Saudara-saudara di ujung penantian itu di atas...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Naura Safira Siswa SMAN 3 Bireuen, Aceh Sejak menginjak kelas 3 SMP, saya sudah memiliki mimpi besar yang ingin...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Didin Tulus Di bawah langit biru nan cerah, kaki melangkah dengan penuh rasa haru menuju kompleks pemakaman Puri...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Nurlita Siswa SMA Negeri 1 JANGKA, Bireun, Aceh Di tengah-tengah Samudra Pasifik, tersembunyi sebuah pulau terpencil yang jarang dikunjungi oleh...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com