
MUSNAH Pagi tadi engkau menyambutkudengan ratapan larakatamu, rahsiaku terbongkar. Esakan suara terluka“Kita berjanji untuk setiakenapa insan ketigameruntuhkah istana?” Desakan menagih...
Baca SelengkapnyaDetailsTiga puisi karya Alkhair Aljohore, MalaysiaTajuk : RENTAS KEHIDUPAN 1.Ekspedisi Alami Kehidupan Hidup ini peta terbuka,diwarnai matahari dan hujan,dalamnya gurun,...
Baca SelengkapnyaDetailsRATAPAN SEMESTA Karya: Kiki Fatmawati Sajak alam terus mengalun terbawa angin Membentuk ratapan pilu sang penanggung malapetaka Dipaksa kuat pada kenyataan pahit ulah manusia Harapan bentala untuk tetap asri seakan hanya angan semata Tak sadar ulah manusia melukai semesta Mentari bahkan hampir tak tersenyum lagi Tak terhitung berapa kali semesta murka Bahkan tak peduli berapa banyak korban bencana Bukan perkara tak percaya wacana manusia Hanya saja sering kali sebatas omong kosong belaka Kini tangisan semesta sudah tak tertata Akankan kalian tetap terus menutup mata? (Matang Cincin, 04 Juni 2023)...
Baca SelengkapnyaDetailsBertarung Khayal Karya: Dzakwan Ali merantau bertaruh segenap jiwa dan raga dalam bayang tumbuh pertanyaan mau menabur apa disana? siapa...
Baca SelengkapnyaDetailsSekumpulan Puisi Karya: S. Sigit Prasojo Aku menghambur di jalan binatang—tempat matahari mengerut seperti puntungdan tanah lebih setia memeluk bangkai....
Baca SelengkapnyaDetailsIbu dan Sebuah Ejaan Lisanku tak pandai mengeja abjadLisanku tak pandai menyebut nama indahmuLisanku hanya pandai merengekMemanggilmu dengan sebuah Tanda...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Putri Nanda RoswatiSiswa kelas XIII C, SMA Negeri 1 Peudada, Kabupaten Bireun, Bercerita Sendiri Malam iniaku kembali sendiriMerenung menikmati...
Baca SelengkapnyaDetails1Esei satira-Membungkam Doa Laknat:Karya: Alkhair Aljohore@30.7.25Dalam peristiwa Perang Badar dan beberapaperistiwa lain, Nabi Muhammad ﷺ pernah berdoaagar Allah melaknat atau...
Baca SelengkapnyaDetailsBIKIN PUISI LAGI Hari ini aku harus menulissebarisan kata yang keluar dengan sendirinyaApakah ia akan mengumpat atau mencelaAku pun tak...
Baca SelengkapnyaDetailsJanganlah Engkau Marah: Wasiat Cahaya dari Rasul” Oleh Juni Ahyar Marah itu bara, api tanpa rupa,Menyulut lidah, membakar jiwa.Setan meniupkan...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com