
BIKIN PUISI LAGI Hari ini aku harus menulissebarisan kata yang keluar dengan sendirinyaApakah ia akan mengumpat atau mencelaAku pun tak...
Baca SelengkapnyaDetailsJanganlah Engkau Marah: Wasiat Cahaya dari Rasul” Oleh Juni Ahyar Marah itu bara, api tanpa rupa,Menyulut lidah, membakar jiwa.Setan meniupkan...
Baca SelengkapnyaDetailsPernah Menjadi Seseorang Pernah ada hariketika namaku disebut seperti doa: penuh harap, meski tak selalu sampai. Pernah aku percaya—bahwa jadi seseorangadalah perkara...
Baca SelengkapnyaDetailsBUNGA HARIM DAN KENANGAN Aku pernah melambai asa bersamamuAda percikan bunga itu yang kini layuAku tak mempermasalahkan hal ituToh juga...
Baca SelengkapnyaDetailsDelapan Puluh Tahun Menanak Angin Karya Ilhamdi Sulaiman. Kami menanak angin bukan karena ingin tapi karena nasi...
Baca SelengkapnyaDetailsHANCUR SEBUAH KEDAMAIAN DI biru warna alir Tigrisdan kehijauan Eufratesaku menikmati kedamaian. Tiba-tiba jutaanbom merejamkejam. Airmata lalu menyembur ke langitdan...
Baca SelengkapnyaDetailsAir Tak Menyucikan Di dinding kamar mandi rumahku,ada tulisan kecil:“Jangan lupakan siapa yang memandikanmu.”Tak kutahu siapa menulisnya.Mungkin aku,mungkin Tuhan,mungkin seseorang...
Baca SelengkapnyaDetailsPENGORBANAN AYAH HINGGA HUJUNG NYAWA ...
Baca SelengkapnyaDetails"Empat Pulau yang Menangis" Empat pulau bukan sekadar tanah, ia nyawa dalam dada rakyat. Dari Sabang ke Simeulue, gema luka...
Baca SelengkapnyaDetailsRaja ampatBy. Halimah Munawir Raja Ampat,Bukan sekedar legenda4 manusia terlahir dari telur.Dan di pelihara seorang ibu. Ia Surga terakhir di...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com