Oleh: Syarifudin Brutu Di sebuah ruang kelas yang cat temboknya mulai mengelupas seperti kulit kering yang kurang nutrisi, suasana sedang sangat tegang. Bukan karena ujian...
Baca Selengkapnya
Syarifudin Brutu, akrab disapa Syarif, merupakan mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Universitas Syiah Kuala. Saat ini ia menetap di Banda Aceh dan aktif membagikan karya serta pemikirannya melalui akun Instagram @aksara_arunika. Untuk kepentingan korespondensi, ia dapat disapa melalui WhatsApp di 085763055727 atau email Syarifbrutu1@gmail.com.
Oleh: Syarifudin Brutu Di sebuah ruang kelas yang cat temboknya mulai mengelupas seperti kulit kering yang kurang nutrisi, suasana sedang sangat tegang. Bukan karena ujian...
Baca SelengkapnyaOleh: Syarifudin Brutu Di sebuah sudut masjid yang remang setelah salat Isya, sebuah kotak kaca—penjara suci bagi para...
Baca SelengkapnyaTokoh utamanya adalah Anjing—golden retriever yang baru saja melarikan diri dari rantai emas tuannya,
Baca SelengkapnyaOleh: Syarifudin Brutu Syarif menyesap kopi sanger dinginnya. Di luar, suara orator unjuk rasa memecah keheningan siang di...
Baca SelengkapnyaOleh: Syarifudin Brutu Neraka hari itu sedang tidak kondusif. Suasananya lebih semrawut daripada antrean sembako gratis di depan...
Baca Selengkapnya