Oleh Nyakman Lamjame Pagi hari di kota-kota hari ini, sering dimulai dengan tergesa-gesa. Orang tua terburu-buru mengejar waktu, membuka telepon genggam, bahkan sebelum benar-benar membuka...
Baca Selengkapnya
Oleh Nyakman Lamjame Pagi hari di kota-kota hari ini, sering dimulai dengan tergesa-gesa. Orang tua terburu-buru mengejar waktu, membuka telepon genggam, bahkan sebelum benar-benar membuka...
Baca SelengkapnyaOleh Nyakman Lamjame Aceh selalu memiliki cara sendiri untuk hadir dalam sejarah. Ia tidak pernah benar-benar berada di...
Baca SelengkapnyaOleh Nyakman Lamjame Pendidikan sejati bukanlah pekerjaan mekanis yang sekadar JM memindahkan data dari buku ke kepala, melainkan...
Baca SelengkapnyaOleh Nyakman Lamjame Di bawah temaram lampu jalan yang membiaskan kabut tipis, seorang pemuda gondrong berdiri mematung di...
Baca SelengkapnyaOleh Nyakman Lamjame Aceh tidak pernah kekurangan inisiatif pembangunan, namun kerap mengalami kekosongan arah. Dalam berbagai fase pemulihan pascabencana,...
Baca SelengkapnyaPendidikan, Budaya, dan Masa Depan Peradaban Oleh Nyakman Lamjame Hadirin sekalian, Bayangkan hutan Leuser yang rimbun, yang selama...
Baca SelengkapnyaOleh Nyakman Lamjame Dunia menakar wajah yang gemerlap,Bukan luka yang lirih dalam diam menjerat.Percaya pada gaun dan gema,Meninggalkan...
Baca SelengkapnyaOleh Nyakman Lamjame Ketika sebuah kesultanan runtuh, yang lenyap bukan hanya tahta dan istana. Bersamanya turut tenggelam sistem pengetahuan, jaringan...
Baca SelengkapnyaOleh Nyakman Lamjame Aku hijau,lahir dari bisik pagi yang berembun,dari rintik lembut menyejukkan pucuk daun,dari hembusan angin yang mengurai rahasia...
Baca Selengkapnya