Awal perjalanan kehadiran cinta kasih sayang bunda. Air mata hangat tersenyum dia Dirimu menangis Puja puji bunda bersyukur untuk menyambut dirimu Suci bersih dirimu Mata...
Baca SelengkapnyaMedia Perempuan Kritis dan Cerdas
Awal perjalanan kehadiran cinta kasih sayang bunda. Air mata hangat tersenyum dia Dirimu menangis Puja puji bunda bersyukur untuk menyambut dirimu Suci bersih dirimu Mata...
Baca SelengkapnyaOleh Rosli K. Matari Malaysia kuterima musim gugur ini sebagai jiwa, nurani alam, walau sehelai daun, senyap, sepi...
Baca SelengkapnyaKarya Suwarni Mudah kata orang Tapi bagiku tidak Aku merangkak menitinya Penuh tetesan keringat dan air mata Kutiti...
Baca SelengkapnyaOleh Zulkifli Abdy MANAKALA pemerintah atau para politisi hendak mengambil suatu kebijakan/keputusan penting yang ditengarai berpotensi menimbulkan pro...
Baca SelengkapnyaOleh Rosli K Matari dalam angin, kudengar musim luruh membisik kata-kata, bergetar rawan dan luluh “hidup ini, sekadar...
Baca SelengkapnyaIsraeled kau teguk kopimu jangan sentuh kopiku tangan kau kotor, seperti israeled cawanku bukan cawanmu nantiku muntah dalam...
Baca SelengkapnyaOleh Arief Fadhillah Binar Mata Pakistan “Yanda, bangun, nek Umi nelpon ni”. Kaesya memeluk tubuhku sembari berbisik lembut,...
Baca SelengkapnyaSebelum Haul Kiai Tidjani Rindu itu bertamu lagi Betapa rimbun pohon ketabahanmu, Kiai Segala kau maknai sebagai cinta...
Baca Selengkapnyakau bertanya sedang kau tahu jawapannya jika kemaafan dipinta apa kedudukan dalam agama, sekadar menduga? kau bertanya...
Baca Selengkapnya