Perempuan Penggenggam Pasir
Karya Heri Haliling Pada pesisir kau temukan perbatasan. Menunduk dan lihatlah jejakmu di bawah. Pasir? Itu butiran dari buanamu, mampukah...
Karya Heri Haliling Pada pesisir kau temukan perbatasan. Menunduk dan lihatlah jejakmu di bawah. Pasir? Itu butiran dari buanamu, mampukah...
Oleh : Elza Peldi Taher Universitas Indonesia dan Bahlil Labadia kembali jadi perbincangan publik. Ini setelah Dewan Guru Besar (DGB)...
Oleh *Mila Muzakkar* (Puisi esai ini ditulis khusus sebagai kado ulang tahun untuk Bunda Musdah Mulia, seorang pejuang perempuan yang...
Gerakan Baru Satupena di Semua Provinsi Mohon Pengurus Satupena daerah memilih satu penulis besar atau penulis yang menginspirasi dari provinsi...
Albertus M. Patty Dalam sunyi fajar Kau berjalan,Menanggalkan kerakusan dunia,Menahan lapar bukan untuk diri,Tapi demi mendengar suara cinta dari TuhanDan...
Oleh Rifa Tuhanku….Dalam diam,kusimak kalam muJauh lebih jelas dari aksara dan suara Dalam hening,tinta Qalam mu kembaliBerubah menjadi samudra kedamaian.HITAM…..PUTIH……Melebur...
Oleh Syerayun Zahrani “Apa yang bisa kamu lakukan sendiri? Mengerjakan hal kecil saja tidak bisa, Kakak baru melihat orang sebodoh...
Oleh Ria Andelia Malam ini hawanya terlalu dingin. Perempuan paruh baya itu merapatkan jaket lusuhnya untuk menghangatkan tubuh yang sudah...
SKEMA(Sketsa Ramadan) Oleh Akmal Nasery Basral(@akmalbasral) 1/Ada tiga tingkatan sikap dermawan pada manusia: kedermawanan biasa, kedermawanan luar biasa, dan kedermawan...
Elza Peldi Taher ( Sudah seharusnya kita terus- menerus menanamkan kembali ide mengenai oposisi sampai tiba saatnya dimana orang merasa...