POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Perempuan – Perempuan Yang Terseret ke Dunia Pengemis

RedaksiOleh Redaksi
December 28, 2024
Tags: #Masalah Sosial#pengemis
Perempuan – Perempuan Yang Terseret ke Dunia Pengemis
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Ahmad Rochied

Mahasiswa semester 5, Prodi Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh

 

Di tengah keramaian dan kesibukan kota Banda Aceh, semakin seeing ditemukan masalah sosialyang seharusnya tidak terjadi. Maraknya aktivitas para pengemis  menghiasi  setiap sudut sudut kota, di jalan-jalan, persimpangan lampu lalu lintas, Dan tempat-tempat keramaian  lain seperti kawasan kuliner dan Wisata di kota Banda Aceh.

Entah apakah sebab semakin sering kehadiran pengemis di kota ini. Beragam orang dan cara yang mereka lakukan. Perlu ada survey atau bahkan penelitian yang mendalam untuk mengkaji dan melihat dengan jelas Hal ini, agar tidak menimbulkan masalah baru yang bisa jadi mengganggu kondisi kota.

Selama ini, yang sering kita dengar, ada sejumlah faktor yang menyebabkan hal itu semakin jelas kita saksikan kehadiran para pengemis tersebut. Salah satu faktor internal yang sering ditemui adalah kondisi kesehatan. banyak pengemis yang memiliki masalah fisik atau mental yang menghambat kemampuan mereka untuk bekerja. Selain itu, keterbatasan pendidikan juga menjadi penyebab utama mengapa seseorang kesulitan memperoleh pekerjaan yang layak, yang akhirnya membuat mereka terpaksa mengandalkan mengemis sebagai sumber penghidupan.

Kehilangan anggota keluarga juga menjadi salah satu penyebab yang mendorong seseorang untuk mengemis, seperti yang dialami oleh seorang wanita tua bernama Bu Ani. Berusia sekitar 60 tahun, Bu Ani kehilangan suaminya pada masa konflik GAM yang terjadi beberapa tahun silam di Aceh, dan hingga kini, ia belum menerima kabar apapun mengenai keberadaan suaminya. Saat ini, Bu Ani tinggal bersama anaknya yang mengidap down syndrome, mereka tinggal di daerah Lhong Raya dan demi menghidupi dirinya serta anaknya, ia memutuskan untuk mengemis sebagai sumber penghasilan. Ia mengemis di sekitaran pasar Aceh dan juga Darussalam.

📚 Artikel Terkait

Demi Efisiensi, Pengangguran Bakal Meledak

Perempuan-Perempuan yang Belajar Menganyam Tudung Saji

Jurus Praperadilan Hasto Mentok Di Dinding Takdir

PELATIHAN HIDROPONIK SEDERHANA DALAM UPAYA PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT DI DUSUN TIMUR GAMPONG KOPELMA DARUSSALAM OLEH MAHASISWA PPG USK

Faktor eksternal, seperti terbatasnya lapangan pekerjaan atau tidak tersedianya pekerjaan yang layak, juga menjadi salah satu penyebab seseorang memilih untuk mengemis. Bu Ani mengaku sempat mencoba mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga dan tukang cuci, namun ia ditolak karena keterbatasanfisik yang dimilikinya. Cacat fisik yang dialami adalah cacatfisik pada bagian kaki, sehingga Bu Ani kesulitan melakukanpekerjaan fisik.

Ia mengaku bahwa mengemis menjadi pilihan karena dirasa lebih mudah dan dapat menghasilkan uang yang lebih banyak. Meskipun demikian, mengemis jelas bukanlah cara yang tepat untuk memperoleh penghasilan.

Memberikan uang kepada mereka yang meminta di jalan justru dapat memperkuat ketergantungan mereka pada pemberian tersebut, dan tidak memberikan kesempatan untuk berkembang. Sebaliknya, dengan tidak memberikan uang, kita membantu mereka untuk tidak bergantung pada belas kasihan orang lain, melainkan memberi peluang untuk mencari penghasilan yang lebih baik dan lebih layak.

Meskipun niat untuk membantu dengan memberi uang datang dari rasa empati, cara ini kadang justru memperburuk keadaan, karena membuat mereka untuk terus bergantung pada cara-cara yang tidak produktif. Cara lain menyikapi pengemis agar tidak bergantungan mencari uang dengan meminta-minta adalah memotivasi mereka agar mereka tahu, meminta-minta atau mengemis merupakan hal yang salah, selain itu kita dapat memberikan support atau bantuan seperti memberikan informasi tentang Lembaga sosial yang dapat membantu mereka.

Masalah pengemis di jalanan merupakan persoalan sosial yang kompleks. Pemerintah harus mempunyai perhatian serius dalam permasalahan ini. Langkah dan cara yang dapat diambil oleh pemerintah adalah dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih inklusif, yang tidak hanya terbuka bagi mereka yang tidak memiliki keterbatasan, tetapi juga bagi mereka yang memiliki disabilitas atau keterbatasan fisik dan mental. Sekarang ini, banyak orang dengan disabilitas yang kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, meskipun mereka memiliki potensi dan kemampuan yang tidak kalah dengan individu lainnya. Pemerintah dapat memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan yang lebih mendukung disabilitas, contohnhya seperti insentif bagi perusahaan yang membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas.

 

Pemerintah juga dapat berkolaborasi dengan lembaga-lembaga sosial yang memiliki kapasitas untuk merehabilitasi pengemis. Lembaga-lembaga sosial ini memiliki pengalaman dalam membantu individu maupun sekelompok orang yang terjebak dalam kemiskinan atau kecanduan, dan dapat memberikan pelatihan keterampilan serta pendidikan yang dibutuhkan agar mereka dapat mandiri.

Harapannya, melalui upaya-upaya tersebut, jumlah pengemis akan belrkurang secara signifikan, sekaligus turut menurunkan tingkat kemiskinan yang menjadi salah satu akar penyebab munculnya masalah sosial ini.

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #Masalah Sosial#pengemis
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
TEKNIK MENUTUP TAHUN

TEKNIK MENUTUP TAHUN

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00