• Latest

Pentingnya Membangun Semangat Literasi pada Anak

Mei 14, 2018
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Pentingnya Membangun Semangat Literasi pada Anak - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Anak Cerdas | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Pentingnya Membangun Semangat Literasi pada Anak

Redaksi by Redaksi
Mei 14, 2018
in Anak Cerdas, Literasi
Reading Time: 3 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

ADVERTISEMENT

Oleh: Iqbal Perdana

Baca Juga

Pentingnya Membangun Semangat Literasi pada Anak - 09ff0262 2fb8 4c93 9f84 06e6009c9293 | Anak Cerdas | Potret Online

Menanti Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Bersinergi Membangun Literasi Anak Negeri

Maret 31, 2026
Kenangan yang terlupakan di cermin

Kehilangan Cinta Secara Karena Egois

Maret 27, 2026
Pentingnya Membangun Semangat Literasi pada Anak - IMG_0413 | Anak Cerdas | Potret Online

Budaya Kekerasan dalam Masyarakat Modern.

Maret 20, 2026
Staf CCDE

Membudayakan gerakan literasi dapat dimulai sejak dini. Semakin cepat menumbuhkan minat baca anak berarti telah membawa anak lebih dekat kepada kesuksesannya kelak. Berbicara soal minat baca, di Aceh, masih sangat rendah. Ibarat kata, minat baca di Aceh bak Mie keu’eng, bek an dipajoh, dicukeh han. Namun apakah masyarakat Aceh harus pesimis dengan fakta miris seperti itu? Saya pikir jangan.

Bersikap ogah-ogahan membumbungkan gerakan literasi sama saja dengan mengutuk kegiatan itu sendiri. Jika saat ini saya mengampanyekan gerakan literasi, dan kamu juga mengampanyekan hal yang sama, saya percaya orang-orang yang paling dekat seperti keluarga dan teman akan “terusik” dan mulai gemar membaca. Bayangkan jika setiap orang melakukan hal yang sama, saya percaya akan banyak orang yang minder, merasa tidak nyaman kalau sehari saja tidak meneguk bait-bait kata dalam buku atau wadah lain.

Atau selemah-lemahnya usaha, paleng han, anak kita harus lebih baik dari kita saat ini. Jangan ayah dan ibunya malas baca, anak-anaknya juga demikian.

Di Aceh, bacaan untuk anak-anak tergolong sedikit. Mirisnya, sudah sedikit, banyak orang tua yang tidak memberikan akses bagi anaknya menikmati bacaan-bacaan yang bermutu, yang dapat menunjang tumbuh kembang anak. Orang tua lebih memilih membeli tablet, handphone dengan harga jutaan hanya agar anaknya bermain game. Dan pada umumnya bersifat adiktif. Ketagihan.

Benar-benar pilu, sampai pada sebuah kesempatan saya berdiskusi dengan beberapa orang ibu yang anaknya sudah tidak dapat dipisahkan dari media game berbasis Android dan iOS. Mereka begadang, mata mereka merah sebab terlalu lama memelototi layar smartphone.

Kalau ingin jujur, sejatinya terbuka. Berapa kali ibu dan bapak membelikan anak bahan bacaan? Berapa kali ibu dan bapak menanyakan kepada anak ingin dibelikan buku apa? Sebab banyak dari keluarga-keluarga memposisikan anggaran belanja untuk konsumsi otak pada nomor yang kesekian. Di bawah smartphone dan tablet. Di bawah jalan-jalan ke Mall dan belanja. Yang dikonsumsi oleh anak saat ini tidak jauh-jauh dari kartun tak layak tonton dan permainan dengan gambar visual 18++. Maka tak heran banyak terjadi perilaku tak lazim yang pelaku dan korbannya kebanyakan anak-anak. Siapa yang salah? Orang tua.

Majalah Anak Cerdas

Syukur, di Aceh sudah ada Majalah Anak. Sebagian besar diisi oleh anak-anak. PAUD sampai SD. Ya, anak-anak Aceh ternyata memiliki potensi berkarya sangat tinggi. Anak-anak Aceh yang belia sudah pandai melukis, menggambar, bercerita, menulis puisi, menulis surat, menulis kisah liburannya, menulis kembali kisah-kisah heroik pejuang Islam. Sungguh sangat luar biasa. Dan Majalah Anak Cerdas menyajikan itu.

Ada ratusan karya yang masuk ke meja redaksi Majalah Anak Cerdas di Jalan Prof Ali Hasyimi, Pango Raya, Banda Aceh. Saya sungguh beruntung sebab memiliki tanggung jawab mendesain karya-karya itu agar lebih nikmat dinikmati. Mengatur posisi duduknya karya mereka.

Majalah Anak Cerdas adalah satu-satunya majalah anak yang terbit di Aceh. Kini Majalah itu sudah terbit sampai 18 Edisi. Edisi ke-19 sedang dalam proses layout. Tabrani Yunis adalah motor utama penggerak majalah ini. Ia menerbitkan majalah ini dengan alasan yang tidak muluk-muluk, baginya paling tidak dapat menjadi wadah bagi anak-anak Aceh menerbitkan karyanya. Berhubungan dengan teman-teman lain dari seluruh Indonesia melalui karya.

Karena sering kali, ketika kami mampir ke sekolah-sekolah untuk mengantarkan majalah. Ada saja karya-karya anak yang hanya dapat diakses melalui mading. Bahkan ada sekolah yang madingnya hanya berisi iklan. Bertumpuk-tumpuk karya anak terjerembab dalam almari.

Banyak dukungan datang dari para orang tua. Mereka sangat bahagia sebab munculnya majalah anak ini. Majalah anak cerdas mengangkat tema-tema yang dapat memicu tumbuh kembang anak menjadi yang terbaik. Tulisan yang disajikan juga sangat mudah untuk dicerna dan dipahami. Selain itu, guru-guru juga dapat mengisi halaman kreatif, sebuah halaman tempat berbagi kreatifitas kepada anak-anak.

Semakin hari, kini yang mengirimkan karya semakin banyak. Dari Kota Banda Aceh, Aceh Besar, sampai Aceh Singkil. Juga dari surat elektronik, Jawa, Kalimantan dan daerah-daerah lain. Semua mengirimkan karya anaknya. Ada yang dikirimkan dari sekolah, guru, dan orang tua. Kalau sedang hari bagus, sepulang sekolah, beberapa anak yang ditemani oleh orang tuanya mengantarkan langsung ke kantor redaksi. Sambil malu-malu mereka menyerahkan karyanya kepada kami, sambil senyum-senyum bahagia, kami menerima karya mereka. Semoga mereka terus bergairah menelurkan karya. Berprestasi.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 352x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 352x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 317x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 266x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 212x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
Next Post

Makna Hari ‘Meugang’ bagi Seorang Mak di Aceh

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com