HABA Mangat

Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Pemenang Lomba Menulis Februari 2025

Maret 2, 2025

Tema Lomba Menulis Bulan Oktober 2025

Oktober 7, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Pemenang Lomba Menulis Februari 2025

Maret 2, 2025

Tema Lomba Menulis Bulan Oktober 2025

Oktober 7, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

SURAT DARI BLORA

Redaksi by Redaksi
Juli 7, 2021
in Aceh, Blora, Makam, Pahlawan
Reading Time: 9 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
ADVERTISEMENT
🔊

Dengarkan Artikel

 

Mendengar nama Blora, kita semua tahu bahwa Blora adalah 1 (satu) Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Blora yang dikenal dengan julukan “Kota Jati” memiliki ikon flora yang juga “Jati”, berjarak 127 km di sebelah timur Jawa Tengah. Dengan jumlah penduduk 925.642 (2019) dan luas wilayah 1.820,59 km, secara Administratif Blora berbatasan langsung dengan beberapa Kabupaten. 

 

Di sisi utara Blora, berbatasan dengan Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang. Di sisi Selatan berbatasan dengan Kabupaten Ngawi (Jatim). Di sisi Timur, Blora berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro, dan di sisi Barat, Blora berbatasan dengan Kabupaten Grobokan.Itulah selintas tentang Kota Blora yang menjadi tempat bersejarah bagi seorang pejuang perempuan Aceh, yang sampai batas usia dan perjuangannya membela marwah bangsa, berakhir di Blora.

 

Pocut Meurah Intan, dikenal juga dengan nama Pocut Di Biheue, berdasarkan catatan sejarah, beliau lahir di Biheue Tahun 1833 dan merupakan pejuang perempuan Aceh yang berasal dari sebuah daerah Kenegaraan (Ulee Balang), di daerah kekuasaan Kesultanan Aceh, yang berdiri sejak 1496 – 1903.

Baca Juga

Menyusun Buku Antologi Relawan Bencana Banjir dan Longsor Di Tengah Bencana Hidrometeorologi Aceh

Pak Bisa Minta Tolong Mendorong Helikopter?

Maret 18, 2026

Iran dan Aceh: Pelajaran Kemandirian dan Visi Kolektif Masa Depan

Maret 16, 2026
Menjadi Insan Bertasawuf

Menjadi Insan Bertasawuf

Maret 12, 2026

 

Biheue masuk ke dalam wilayah Sagi XXII Mukim, akibat terjadi konflik politik pada abad XIX, Biheue menjadi bagian wilayah XII Mukim, yang mencakup dan menguasai daerah Pidie, Batee, Padang Tiji, Kalee dan Laweung. 

 

Pocut Meurah Intan/Pocut Di Biheue bersuamikan Tuanku Abdul Majid bin Tuanku Abbas bin Sultan Alauddin Johar Alamsyah. Beliau memiliki 3 putra yang kesemuanya adalah pejuang muda yang tangguh, seperti Tuanku Muhammad Batee, Tuanku Budiman dan Tuanku Nurdin. Pocut Di Bihue juga Ibunda dari Permaisuri Raja Aceh terakhir, Sultan Muhammad Daud Syah, yang mangkat Tahun 1939 dalam pengasingannya di Batavia. 

 

Sebagai Komandan Gerilya, dalam perjuangannya, Pocut sangat di incar dan menjadi target utama penjajah Belanda, hingga beliau dapat ditangkap di Wilayah Laweung pada tahun 1902.Pasukan Belanda yang di pimpin Velman menjuluki keberanian aksiperlawanannya dengan julukan “Heldaftig ” yang berarti “Gagah Berani”. Walau tubuh serta badan tercabik dan terkoyak-koyak oleh senjata perang, namun  semangat berjuang demi kedaulatan bangsa menjadi tekadnya. 

 

Setelah ditangkap lalu dipenjarakan oleh Belandabersama anaknya di Kutaradja, Belanda memutuskan untuk membuang dan mengasingkan Pocut ke Blora tahun 1905, bersama anaknya Tuanku Budiman dan Tuanku Nurdin, sedangkan Tuanku Muhammad Batee di buang dan diangsingkan ke suatu tempat di Sulawesi Utara. 

 

Dalam pengasingannya di Blora, Pocut Meurah Intan/Pocut Di Biheue bersahabat baik dengan seorang Ningrat yang bernama RM Ngabehi Dono Muchammad. Dengan akrabnya persahatan itu, Pocut berpesan, jika beliau mangkat, izinkanlah dia dimakamkan di Blora,dan RM. Ngabehi Dono Muchammad mengabulkan pesan itu.  Hingga kini makam Pocut Meurah Intan berada di Komplek Makam Tegal Sari, Dukuh Punggur Tegalan, desa Temu Rejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, yang berjarak + 5 km arah utara alun-alun Kota Blora. 

 

Sungguh hebat dan dahsyatnya perjuangan dan perlawanan Pocut Meurah Intan, hingga mengkat dalam pengasingannya pada tanggal 20 September 1937, di Blora, kota tercintanya. 

 

Hingga saat ini perjuangan pejuang perempuan Aceh Pocut Meurah Intan menjadi semangat untuk peziarah, generasi muda, masyarakat Nusantara. Makam yang berbentuk nisan “khas” itu, tidak dihiasi oleh kehebatan apapun. Bahkan tulisan 2091937 tanggal mangkatnyapun hampir hilang tertutup dan tersapu cat yang lekang. Kondisi makam pejuang ini, perlu ditingkatkan perawatan dan perbaikannya demi menjaga serta melestarikan salah satu potensi cagar budaya di Blora.

 

Suatu kehormatan bagi Rakyat dan Pemerintah Aceh, demi terwujudnya upaya pelestarian potensi Cagar Budaya dan perawatan makam terhormat pejuang perempuan Aceh itu, Bupati Kabupaten Blora Secara khusus mengirimkan surat kepada Gubernur Pemerintah Aceh, Tanggal 17 Juni 2021 dengan No. 459/2233. Surat khususnya ini berisi permohonan bantuan renovasi sekaligus merawat bersama makam pejuang bangsa ini. Secara rinci Bapak Bupati Blora menjabarkan  permohonannya agar silaturahmi Aceh – Blora tetap terjalin dengan rajutan “ Kilas Sejarah” yang dijaga hingga kini.


Mari kita rakyat dan Pemerintah Aceh bersatu fikir dan bersama sikap untuk menghargai jasa –jasa para pejuang dengan segala kemampuan, akal  dan ilmu yang sudah di berikan Allah SWT.

 

Semoga Pusara yang telah bertahun menjadi bukti hebatnya semangat perjuangan “Pejuang” Aceh ini, akan terus dihiasi oleh doa-doa dari peziarah Nuasantara, walau mereka tidak mengenalnya. Tetapi semangat Pocut Meurah Intan seperti Julukannya “Heldhaftig ” menjadi Inspirasi untuk sebuah perjuangan generasi muda dalam membela NKRI. 

 

 

 

​Cut Putri Alyanur 

​BPPA di Jakarta 

  

 

 

 

 

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 284x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 281x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 234x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 190x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Artikel

Peran Diplomasi Mohammad Natsir dalam Konteks Hubungan Internasional dan Energi.

Maret 19, 2026
Artikel

Efisiensi Fiskal Koperasi Desa dan Makan Bergizi Gratis

Maret 19, 2026
Kisah Runtuhnya Dinasti Abbasiyah, Hancurnya Peradaban Islam
#Sejarah Islam

Kisah Runtuhnya Dinasti Abbasiyah, Hancurnya Peradaban Islam

Maret 19, 2026
​TEOLOGI LIMBAH
Puisi

​TEOLOGI LIMBAH

Maret 19, 2026
Next Post

Bimbingan Konseling Kini Dan Esok

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com