• Latest
Tontonan Konyol Menolak Bantuan Internasional - IMG 20250202 WA0006 | #Natural Disaster | Potret Online

Tontonan Konyol Menolak Bantuan Internasional

Desember 7, 2025
93f22f86-ef8e-40bd-be7a-654413740c48

Pasar, Telur, dan Sebuah Catatan Kebudayaan dari Pundensari

April 20, 2026
7bf2ddcd-f2b6-4ca2-97c0-0cc808683181

Sigupai Mambaco Gelar “Mahota Buku” April di Abdya, Diskusikan Peran Perempuan hingga Kritik Sosial

April 20, 2026
Tontonan Konyol Menolak Bantuan Internasional - IMG_9514 | #Natural Disaster | Potret Online

Aceh Tak Butuh Senjata untuk Merdeka

April 20, 2026
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Tontonan Konyol Menolak Bantuan Internasional

Taufiq Abdul Rahim by Taufiq Abdul Rahim
Desember 7, 2025
in #Natural Disaster, #Sumbangan Aceh, Aceh, Banjir, Banjir bandang, Bencana, Indonesia mendongeng, Indonesiana, Kebencanaan, Mitigasi bencana, SDA indonesia
Reading Time: 2 mins read
0
Tontonan Konyol Menolak Bantuan Internasional - IMG 20250202 WA0006 | #Natural Disaster | Potret Online

Dr. Taufiq Abdul Rahim

585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Dr. Taufiq Abdul Rahim, SE

Suatu tindakan dan kebijakan pernyataan belum dan atau tidak menerima bantuan internasional, sebagai bantuan kemanusiaan terhadap musibah banjir bandang Sumatera (Aceh, Sumatera Utara/Sumut dan Sumatera Barat/Sumbar) adalah pertunjukan dan tontonan konyol. Persoalan mendasar adalah pertimbangan kemanusiaan serta kepedulian, harmonisasi, keseimbangan, keadilan dan perdamaian dunia serta kemanusiaan.

Sementara itu, persoalan kemanusiaan dan kehidupan serta keseimbangan ekosistem dari dampak banjir bandang tersebut menganggu serta menjadikan kehidupan tidak stabil dan harmonis. Sampai dengan saat ini di Aceh, Sumut dan Sumbar hal-hal yang mendasar bagi kehidupan, akses jalan, jembatan, kebutuhan dasar listrik, air dan komunikasi/informasi tidak berjalan lancar serta normal. 

Sehingga jauh dari prinsip dasar mengatasi dampak musibah banjir bandang, bahkan banyak persoalan baru di lapangan. Dengan demikian, hanya sekadar gengsi atau adanya persoalan salah urus dan manipulatif bantuan asing internasional yang sudah diaudit, juga banyak berlaku penyimpangan pada berbagai musibah dan ketimpangan kemanusiaan dan penggunaan dana ataupun uang bantuan pada masa lalu, termasuk bantuan pasca tsunami Aceh 2004, ini masih menjadi catatan penting pihak asing.

Makanya, kali ini bantuan langsung tetap akan dilakukan, sehingga jangan sampai Negara Republik Indonesia harus mendapatkan pressure dan atau tekanan politik internasional. Karenanya, jangan merasa gengsi dan seolah-olah sanggup, realitasnya di lapangan banyak masyarakat di samping memikirkan selamat dari musibah, juga bantuan tidak diperoleh sebagaimana mestinya. 

Dengan demikian pertunjukan ataupun tontonan konyol menolak bantuan asing, terutama bagi Aceh yang sudah mencatat berbagai ketimpangan dan manipulasi bantuan asing, dengan sendirinya pihak asing atau internasional dalam konteks kemanusiaan tetap menjadi tanda tanya besar, bahkan menjadi tekanan internasional yang sewaktu-waktu dapat dilakukan.

Dengan demikian, berhentilah bersandiwara terhadap penolakan bantuan asing/internasional, karena berbagai informasi penting langsung dari rakyat Aceh yang melakukan koneksi serta informasi yang mudah ke luar dalam konteks internasional. Jadi apapun yang berlaku dan tidak efektif dan efisien yang berlaku di lapangan terus terinformasikan, karena internasional tetap akan ikut serta dan tahu kondisi ril di tempat bencana.

Share234SendTweet146Share
Taufiq Abdul Rahim

Taufiq Abdul Rahim

Dosen FE Universitas Muhammadiyah Aceh dan Peneliti Senior PERC-Aceh

Next Post

Melihat di Balik Layar: Perang Komentar yang Mengungkap Krisis HIV/AIDS di Indonesia dan Filipina

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com